Gibran Disebut Tak Punya Etika Saat Debat Cawapres, Bang Zaki: Itu Gaya Anak Zaman Now, Wajar-wajar Aja Sih...

AKURAT JAKARTA - Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, telah menjadi pusat perhatian dalam debat cawapres setelah memperlihatkan gimik tengil terhadap jawaban dari cawapres nomor urut 03, Mahfud MD.
Gimik Gibran menuai reaksi keras dari beberapa pihak yang menganggapnya tidak beretika.
Menyikapi kontroversi ini, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jakarta Prabowo-Gibran, Ahmed Zaki Iskandar atau Bang Zaki, tidak mempermasalahkan soal gimmick yang dinilai tidak beretika.
Baca Juga: Gelar Pameran Seni Lukis LIAR, Ini Tujuan Ketua Golkar Jaksel Kreshna Putra
Menurutnya, yang lebih penting adalah penyampaian visi misi dalam debat cawapres, yang seharusnya dianggap wajar.
"Kalau buat saya kita yang muda-muda kalo ngomong kritis, keras terus ini dibilang gak beretika ya kan, sebetulnya itu apa namanya mas Gibran ya gambaran anak muda, pandangan anak muda pada saat debat yang disekat-sekat dengan umur," kata Bang Zaki kepada Akurat.co
Bang Zaki yang juga Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, menekankan bahwa Gibran masih menunjukkan penghormatan dalam gesturnya, yang menunjukkan bahwa dia tetap menghargai lawan debatnya.
"Bicara Gibran tidak beretika? Gak ada. Justru yang mohon maaf, yang senior-senior ini yang mempertontonkan sesuatu yang tidak etis. Baik langsung maupun tidak," tegasnya.
Baca Juga: Mengenal Phoenix Ikki di Serial Manga Saint Seiya: Serigala Kesepian Yang Dapat Dibunuh, Tapi Tidak Bisa Mati
Diketahui, debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi saksi ketegangan antara calon wakil presiden nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 03, Mahfud MD.
Perdebatan memanas berlangsung ketika Gibran mengajukan pertanyaan kepada Mahfud MD mengenai bagaimana mengatasi "greenflation."
Awalnya, moderator mencela Gibran karena istilah tersebut merupakan singkatan yang perlu dijelaskan. Gibran menjelaskan bahwa "greenflation" merujuk pada Green Inflation atau inflasi hijau.
"Oke, ini tadi tidak saya jelaskan karena kan beliau seorang profesor. Oke, greenflation ini adalah inflasi hijau, sesimpel itu," kata Gibran dalam debat.
Baca Juga: 5 FAKTA CAROK MADURA Berdasarkan Pengakuan Hasan dan Mawardi
Mahfud MD memberikan jawaban singkat mengenai inflasi hijau, menyebutnya sebagai bagian dari ekonomi hijau atau ekonomi sirkuler.
Dia menekankan pentingnya daur ulang dalam ekonomi, merujuk pada pengalaman orang Madura yang pertama kali mempelopori ekonomi hijau.
Namun, suasana memanas ketika waktu habis, dan Gibran meledek dengan bahasa tubuhnya sambil mencari-cari jawaban.
"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud. Saya nyari-nyari dimana ini jawabannya? Kok gak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau, kok malah menjelaskan ekonomi hijau," ujar Gibran dengan nada sindiran. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








