Jakarta

Orientasi Golkar Jakarta, Ace Hasan Syadzily Tekankan Kepemimpinan Modern dan Inklusif

Yusuf Doank | 11 Mei 2026, 23:45 WIB
Orientasi Golkar Jakarta, Ace Hasan Syadzily Tekankan Kepemimpinan Modern dan Inklusif
Ketua Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily

AKURAT JAKARTA – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, memberikan pembekalan strategis dalam acara Orientasi Pengurus DPD Partai Golkar DKI Jakarta Masa Bakti 2025-2030 di Cikini, Sabtu (9/5).

Dalam arahannya, Ace menekankan pentingnya penyamaan persepsi perjuangan di bawah kepemimpinan Ahmed Zaki Iskandar untuk menjadikan Golkar sebagai instrumen demokrasi yang kuat di Jakarta.

Ace Hasan menegaskan bahwa partai politik memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya berfokus pada perebutan kekuasaan, tetapi harus hadir secara nyata di tengah masyarakat demi meraih cita-cita bangsa.

Baca Juga: Jaga Harmonisasi Pengurus, Judistira Hermawan Pastikan Golkar Jakarta Solid dan Bersinergi

"Partai Golkar DKI Jakarta harus dikelola dengan modern, profesional, dan menjadi alat perjuangan rakyat untuk menciptakan kesejahteraan. Golkar harus inklusif, terbuka bagi semua golongan, dan hadir menawarkan solusi bagi masyarakat," tegas Ace Hasan Syadzily.

Memasuki periode kedua kepemimpinan Ahmed Zaki Iskandar, seluruh jajaran pengurus Golkar Jakarta diminta untuk memiliki gerak langkah yang seirama.

Ace menilai keselarasan persepsi sangat krusial agar seluruh program kerja partai dapat menyentuh kebutuhan spesifik warga Jakarta yang sangat dinamis.

Melalui tema "Kepemimpinan Partai Politik: Pilar Demokrasi & Ketahanan Nasional", orientasi ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang memiliki ketahanan ideologi sekaligus kompetensi profesional dalam mengelola organisasi.

Lebih lanjut, Ace mengingatkan bahwa kepercayaan publik hanya bisa diraih jika partai mampu membuktikan keberpihakannya pada rakyat.

Golkar Jakarta didorong untuk terus bertransformasi menjadi partai yang inklusif, merangkul berbagai lapisan sosial tanpa sekat, dan menjadi wadah bagi aspirasi pembangunan Jakarta yang lebih baik.

"Partai harus hadir bukan hanya saat momentum politik, tapi harus konsisten sebagai kekuatan yang memperjuangkan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf Doank
Y