Golkar DKI Gelar Baksos di Matraman, Ketua Ahmed Zaki Ajak Warga Jakarta Mulai Pilah Sampah dari Rumah

AKURAT JAKARTA - DPD Partai Golkar DKI Jakarta akan menggelar bakti sosial (baksos) di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan akhir dari rangkaian kegiatan Orientasi Pengurus DPD Golkar DKI Jakarta periode 2025-2029 yang berlangsung pada 9-10 Mei 2026.
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai respons atas kondisi Jakarta yang saat ini menghadapi persoalan serius terkait pengelolaan sampah.
Untuk itu, kegiatan baksos tersebut dilakukan sebagai ajakan untuk masyarakat agar mulai memilah sampah dari rumah.
"Bakti sosial karena Jakarta sedang darurat sampah. Bakti sosial kita nanti konsepnya adalah bagaimana mengajak masyarakat Jakarta, sesuai dengan anjuran Pak Gubernur, agar mulai memilah-milah sampah dari rumah tangganya masing-masing," kata Zaki kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Zaki, pemilahan sampah sejak dari rumah tangga menjadi langkah sederhana namun penting untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Ia berharap masyarakat dapat memisahkan sampah ke dalam beberapa kategori, seperti sampah organik, anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang.
"Agar sampah yang diproduksi oleh rumah tangga se-Jakarta bisa diminimalisir, paling tidak bisa dibagi menjadi beberapa kategori sampah," ujarnya.
Mantan Bupati Tangerang dua periode itu juga mengimbau masyarakat untuk mendukung gerakan pengurangan sampah rumah tangga dan menjadikan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.
"Himbauan untuk masyarakat tentu saja mendukung gerakan untuk meminimalisir sampah rumah tangga kita dan juga mulai memilah sampah," ucapnya.
Sebagai informasi, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memulai program pemilahan sampah secara resmi pada 10 Mei 2026.
Program tersebut akan dijalankan sebagai gerakan masif untuk mengurangi beban sampah di Jakarta, terutama yang dikirim ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
Menurut Pramono, langkah itu diambil karena hampir separuh sampah Jakarta merupakan sampah organik yang sebenarnya dapat dikelola lebih awal di tingkat wilayah.
"Besok tanggal 10 Jakarta akan memulai program yang secara resmi pemilahan sampah dan ini menjadi gerakan masif karena memang hampir 50 persen sampah kita itu sebenarnya sampah organik," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/5/2026).(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026






