Kalah Dari Galatasaray, Pelatih MU, Erik Ten Hag Kecewa

AKURAT JAKARTA - Manajer Manchester United, Erik Ten Hag, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya mengalami kekalahan mengejutkan dalam pertandingan Liga Champions hari ini melawan Galatasaray.
Meskipun MU sempat unggul dua kali, mereka akhirnya kalah 3-2.
Rasmus Hojlund mencetak dua gol untuk MU di menit ke-17 dan 67, memberi harapan kepada tim tuan rumah.
Namun, Galatasaray bangkit dengan cepat, mencetak dua gol melalui Wilfried Zaha dan Muhammaed Kerem Akturkoglu di menit ke-23 dan 71.
Baca Juga: Sejarah 95 Tahun Perjalanan Persija, Rumah Tokoh Penting Indonesia
Kebobolan gol ketiga oleh Mauro Icardi di menit ke-81 membuat Manchester United merasakan kekecewaan mendalam.
"Ini (membuat frustrasi) karena tidak mudah untuk mencetak gol di liga ini, jadi Anda harus lebih fokus, tetap bersatu, dan pastikan Anda tidak kebobolan begitu cepat. Hal ini juga berkaitan dengan penguasaan bola dan kontrol permainan, dan kami harus meningkatkan hal tersebut," kata Ten Hag di UEFA.com.
Ten Hag juga mengklaim bahwa timnya sudah bermain bagus dengan memegang kendali permainan dalam laga itu. Namun, kesalahan pemain sendiri membuat MU haru kebobolan gol.
"Kami benar-benar memegang kendali, dan kemudian kami membuat diri kami sendiri kewalahan dengan kebobolan gol. Kami harus bertahan pada momen-momen seperti itu dan di area tertentu dengan lebih baik dari yang kami lakukan," ucapnya.
Disis lain , pelatih Galatasaray, Okan Buruk, merasa senang dengan kemenangan timnya. Dia menyebut, timnya seharusnya bisa mencetak 4 gol.
"Setelah mencetak gol ketiga, lawan kami mengambil risiko. Ini memberi kami peluang untuk mencetak gol keempat, tapi kami tidak bisa memanfaatkannya," kata Buruk.
Ia juga mengatakan, kemenangan ini akan dikenang dalam sejarah klub mereka. Dimana telah mengalahkan MU dikandang sendiri.
"Itu adalah pertandingan yang sangat bagus. Tujuan kami adalah lolos dari grup. Kami mendapat kemenangan penting di sini, kemenangan 3-2 yang akan dikenang selama bertahun-tahun," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


