Menjajal Fitur Auto-MTS Toyota Land Cruiser 300 HEV, Tawarkan 6 Mode Off-Road Canggih untuk Taklukkan Berbagai Medan Ekstrem

AKURAT JAKARTA - Menjajal fitur Auto-Multi Terrain Select pada Toyota Land Cruiser 300 HEV langsung membawa perhatian pada kemampuan off-road yang menjadi inti dari SUV legendaris ini. Auto-MTS dengan enam mode canggih bukan hanya sekadar teknologi tambahan, melainkan sebuah sistem yang dirancang untuk memastikan pengemudi dapat menaklukkan berbagai medan ekstrem dengan lebih percaya diri. Dari jalan berpasir hingga bebatuan, dari lumpur hingga salju, fitur ini memperlihatkan bagaimana Land Cruiser 300 HEV tetap setia pada DNA ketangguhannya sambil menghadirkan inovasi modern.
Sistem Auto-MTS bekerja dengan menyesuaikan traksi ban sesuai kondisi jalan. Mode Auto memungkinkan kendaraan beradaptasi secara otomatis, Dirt dan Sand memberikan stabilitas di permukaan tanah gembur atau berpasir, Mud dan Deep Snow menjaga kendali di jalur licin, sementara Rock menghadirkan kontrol penuh saat melintasi bebatuan. Kombinasi ini menjadikan Land Cruiser 300 HEV sebagai SUV yang tidak hanya besar dan mewah, tetapi juga siap menghadapi tantangan alam yang paling sulit sekalipun.
Keunggulan fitur ini semakin terasa ketika dipadukan dengan sistem hybrid yang menjadi ciri khas Land Cruiser 300 HEV. Mesin bensin 3.5 liter V6 twin-turbo berpadu dengan motor listrik menghasilkan tenaga 457 HP dan torsi 790 Nm. Sistem Parallel Hybrid menempatkan motor listrik di antara mesin dan transmisi otomatis 10-percepatan, sehingga akselerasi lebih kuat dan respons throttle meningkat hingga 40 persen dibandingkan model non-hybrid. Pada kecepatan rendah, mobil dapat berjalan dalam mode full EV, sementara di kecepatan tinggi mesin bensin bekerja untuk menjaga performa. Mode SPORT dan SPORT+ semakin menambah sensasi berkendara dinamis, bahkan ketika melewati jalur menantang.
Kemampuan off-road Land Cruiser 300 HEV juga ditunjang oleh konstruksi yang kokoh. Platform TNGA GA-F dengan struktur body-on-frame memberikan kekuatan sekaligus bobot lebih ringan. Layout baterai yang ditempatkan dalam casing waterproof di area kolong tidak mengurangi kemampuan mobil melintasi genangan air hingga 700 mm. Hal ini membuktikan bahwa teknologi hybrid tidak mengurangi ketangguhan Land Cruiser sebagai SUV legendaris.
Selain Auto-MTS, Toyota menyematkan fitur pendukung lain yang memperkuat pengalaman berkendara. Drive Start Control mencegah akselerasi berlebihan saat pengemudi mengganti gigi, sementara Acoustic Vehicle Alerting System memberi peringatan kepada pejalan kaki ketika mobil bergerak senyap menggunakan motor listrik. Sistem keselamatan standar seperti ABS, EBD, Brake Assist, serta delapan airbags hadir bersama paket Toyota Safety Sense 3.0 yang mencakup Pre-Collision System, Lane Departure Alert, Lane Tracing Assist, Road Sign Assist, hingga Dynamic Radar Cruise Control. Semua ini memperlihatkan bahwa Land Cruiser 300 HEV tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada keselamatan.
Desain eksterior tetap menegaskan karakter garang dan kekar. Varian hybrid dibedakan dengan badge Beyond Zero yang menandakan komitmen ramah lingkungan. Sentuhan GR Sport memberikan nuansa sporty, sementara varian VX-R memiliki ubahan pada bumper depan dan belakang. Di Indonesia, harga Land Cruiser 300 HEV mencapai Rp2,716 miliar, sedangkan varian GR-S HEV dijual Rp2,816 miliar. Angka ini menempatkan mobil sebagai SUV premium yang menyatukan kemewahan, teknologi, dan kemampuan off-road.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1951, Land Cruiser telah berevolusi selama lebih dari tujuh dekade. Pada 1 Agustus 2026, SUV ini genap berusia 75 tahun. Perjalanan panjang tersebut menunjukkan konsistensi Toyota dalam mendengarkan kebutuhan pelanggan tanpa meninggalkan DNA utamanya, yaitu kualitas, daya tahan, dan keandalan. Kehadiran Auto-MTS dengan enam mode off-road pada Land Cruiser 300 HEV menjadi bukti bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan, menghadirkan SUV yang siap taklukkan medan ekstrem sekaligus relevan dengan tuntutan zaman.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






