Tetap Mewah di Medan Berat! Denza B5 Berevolusi Menjadi Monster Off-Road Berkat Platform DM-O, Tenaga Tembus 617 HP Tapi Tetap Senyap

AKURAT JAKARTA - Kemewahan biasanya dianggap berlawanan dengan ketangguhan medan berat. Namun Denza B5 membuktikan bahwa keduanya bisa berpadu dalam satu paket. SUV premium ini tidak hanya tampil elegan, tetapi juga berevolusi menjadi monster off-road berkat platform DM-O yang revolusioner. Dengan tenaga tembus 617 hp, Denza B5 tetap senyap sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dari SUV premium konvensional.
Perjalanan menuju status monster off-road dimulai dari sistem DM-O (Dual Mode Off-Road). Teknologi ini membuat mobil lebih dominan digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin turbo 1.5 liter hanya bertugas sebagai pendukung. Hasilnya adalah respons instan, suara senyap, dan tenaga besar yang tetap terjaga di medan ekstrem. Dual motor listrik di depan dan belakang berpadu dengan transmisi e-CVT dan sistem AWD, menghasilkan torsi 760 Nm yang mampu melesatkan SUV berbobot hampir 3 ton dari 0–100 km/jam dalam 4,8 detik.
Tenaga besar ini tidak berdiri sendiri. Denza B5 dibekali baterai Blade LFP berkapasitas 31,8 kWh yang sanggup menempuh 90 km dalam mode listrik murni. Dukungan fast charging 100 kW membuat pengisian daya lebih praktis, sementara tangki bensin 83 liter memastikan mobil tetap siap untuk perjalanan jauh. Kombinasi ini menjadikan Denza B5 fleksibel, bisa berfungsi sebagai kendaraan listrik harian sekaligus tangguh untuk ekspedisi jarak jauh.
Dimensi besar menjadi fondasi ketangguhan sekaligus kenyamanan. Panjang hampir 4,9 meter, lebar 1,97 meter, dan tinggi sekitar 1,93 meter dengan wheelbase 2,8 meter memberikan stabilitas sekaligus ruang kabin lega. Bagasi fleksibel mulai dari 470 liter hingga 1.064 liter membuatnya cocok untuk keluarga maupun aktivitas petualangan. Interiornya menghadirkan nuansa lounge premium dengan kulit Nappa, panel kayu natural, serta aksen metal elegan yang menegaskan karakter mewah.
Teknologi hiburan dan kenyamanan juga menjadi bagian penting dari evolusi ini. Digital cluster 12,3 inci berpadu dengan layar sentuh 15,6 inci yang bisa berputar, menghadirkan pengalaman modern tanpa mengorbankan fungsi tombol fisik kristal. Sistem audio Devialet memberikan kualitas suara premium, diperkuat isolasi kabin dan kaca ganda. Kursi elektrik dengan pijat, pemanas, dan pendingin, panoramic sunroof, hingga kulkas mini di konsol tengah menegaskan bahwa Denza B5 tidak sekadar tangguh, tetapi juga memanjakan penumpang.
Kemampuan off-road menjadi puncak dari transformasi Denza B5. Differential lock depan dan belakang, mode climbing, serta 16 mode berkendara membuatnya siap menghadapi medan berat. SUV ini terbukti stabil pada kemiringan 29 derajat dan mampu menaklukkan tanjakan 42 derajat. Sistem pintar bekerja otomatis, sehingga pengemudi cukup mengendalikan roda kemudi tanpa perlu khawatir kehilangan kendali.
Di pasar China, Denza B5 dipasarkan sekitar Rp600 jutaan. Jika masuk ke Indonesia, harga tentu akan menyesuaikan regulasi dan skema produksi. Namun dengan paket lengkap berupa performa, kemewahan, teknologi, dan kemampuan off-road, Denza B5 berpotensi besar menjadi ancaman bagi SUV premium konvensional. Ia menawarkan alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan SUV mewah dengan sentuhan elektrifikasi.
Kesimpulannya, Denza B5 bukan sekadar SUV premium. Ia adalah simbol evolusi yang menggabungkan kemewahan, tenaga besar, teknologi pintar, dan kemampuan medan berat. Kehadirannya menegaskan bahwa masa depan SUV mewah tidak lagi hanya soal mesin besar, melainkan tentang kecerdasan, kenyamanan, dan efisiensi yang tinggi.**
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






