Jakarta

Dimensi Body Bongsor dan Fiturnya Bikin Ngiler, BYD Denza B5 Jadi Alarm Bahaya Buat BMW X5 dan Mercedes-Benz GLE

M. Rafix | 9 Juli 2026, 21:30 WIB
Dimensi Body Bongsor dan Fiturnya Bikin Ngiler, BYD Denza B5 Jadi Alarm Bahaya Buat BMW X5 dan Mercedes-Benz GLE
Dimensi bongsor dan fitur mewah BYD Denza B5 bikin ngiler, SUV ini jadi alarm bahaya bagi BMW X5 dan Mercedes-Benz GLE.

AKURAT JAKARTA - Dimensi body besar seringkali menjadi simbol kekuatan dan keanggunan sebuah SUV premium. BYD Denza B5 hadir dengan body bongsor yang langsung mencuri perhatian. Panjang hampir 4,9 meter, lebar 1,97 meter, dan tinggi mendekati 1,93 meter membuatnya tampak gagah sekaligus proporsional. Wheelbase 2,8 meter bukan hanya memberi stabilitas, tetapi juga menghadirkan kabin lega yang nyaman untuk perjalanan jauh. Bagasi fleksibel yang bisa diperluas hingga lebih dari 1.000 liter menjadikan Denza B5 pilihan ideal bagi mereka yang membutuhkan ruang ekstra tanpa kehilangan kesan mewah.

Setelah dimensi yang mengesankan, fitur yang ditawarkan benar-benar bikin ngiler. Mesin bensin 1.5 liter turbo yang dipadukan dengan dua motor listrik menghasilkan tenaga gabungan 617 hp dan torsi 760 Nm. Performa ini membuat SUV seberat hampir 3 ton mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 4,8 detik. Angka tersebut menempatkan Denza B5 di jajaran SUV premium paling bertenaga, sekaligus memberi sinyal kuat bahwa kompetitor Eropa harus waspada.

Teknologi DM-O (Dual Mode Off-Road) menjadi salah satu fitur paling menonjol. Sistem ini membuat mobil lebih dominan bergerak dengan motor listrik, sementara mesin bensin hanya mendukung. Hasilnya adalah pengalaman berkendara yang senyap, responsif, dan tetap bertenaga di medan ekstrem. Ditambah dengan differential lock depan-belakang, mode climbing, serta lebih dari 16 mode berkendara, Denza B5 menunjukkan bahwa SUV mewah bisa tetap tangguh di jalur off-road. Kemampuan menaklukkan tanjakan hingga 42 derajat dan stabil di kemiringan 29 derajat membuatnya layak disebut sebagai SUV premium dengan jiwa petualang sejati.

Interior Denza B5 menjadi alasan lain mengapa mobil ini begitu menggoda. Material kulit Nappa, panel kayu natural, aksen metal, dan krom menghadirkan nuansa elegan. Kursi depan dilengkapi pijat, pemanas, dan pendingin, sementara penumpang belakang dimanjakan dengan lantai rata, ventilasi AC khusus, armrest, dan panoramic sunroof. Sebuah kulkas mini di konsol tengah menjadi detail kecil yang menunjukkan perhatian Denza terhadap kenyamanan perjalanan panjang.

Sektor hiburan juga tidak kalah memikat. Layar sentuh 15,6 inci dengan fitur rotating screen berpadu dengan digital cluster 12,3 inci. Tombol fisik bermaterial kristal tetap dipertahankan agar pengemudi tidak tergantung sepenuhnya pada layar. Sistem audio hasil kolaborasi dengan Devialet menghadirkan kualitas suara premium, diperkuat isolasi kabin dan kaca ganda yang menjaga kejernihan audio bahkan di kecepatan tinggi.

Baterai Blade LFP berkapasitas 31,8 kWh memberi jarak tempuh hingga 90 km dalam mode listrik murni. Dukungan fast charging 100 kW dan tangki bensin 83 liter membuat Denza B5 fleksibel digunakan di perkotaan maupun perjalanan jauh. Konsumen tidak perlu khawatir soal daya, karena mobil ini bisa beroperasi layaknya kendaraan listrik sehari-hari sekaligus siap untuk perjalanan lintas kota.

Harga di pasar China berkisar Rp 600 jutaan, membuatnya tampak sangat kompetitif dibanding SUV premium Eropa. Jika masuk ke Indonesia, harga tentu akan menyesuaikan regulasi dan skema produksi. Namun dengan paket lengkap berupa dimensi bongsor, fitur mewah, performa brutal, dan kemampuan off-road nyata, Denza B5 jelas menjadi alarm bahaya bagi BMW X5 dan Mercedes-Benz GLE. Konsumen kini memiliki alternatif SUV premium yang tidak hanya menawarkan gengsi, tetapi juga kecerdasan dan efisiensi.

Kehadiran Denza B5 menegaskan bahwa masa depan SUV mewah tidak lagi sekadar soal kapasitas mesin besar. Kini, kombinasi elektrifikasi, teknologi pintar, dan kenyamanan premium menjadi standar baru. BMW dan Mercedes-Benz harus waspada, karena Denza B5 datang bukan untuk sekedar ikut meramaikan pasar, melainkan untuk mengubah permainan.**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rafix
M
Editor
M. Rafix