Edisi Terbatas, Xpander Hybrid Play Tampil Sebagai MPV Premium Sporty, Apa yang Bikin Beda Dengan Versi Standar?

AKURAT JAKARTA - Mitsubishi Thailand telah meluncurkan dua model terbaru dari Xpander Hybrid Play yaitu Xpander HEV Play dan Xpander Cross HEV Play.
Kedua model ini diproduksi dalam jumlah terbatas dan memiliki perbedaan yang signifikan dari model standar.
Perbedaan utama antara Xpander HEV Play dan Xpander Hybrid standar terletak pada tampilannya.
Xpander HEV Play memiliki atap hitam, kaca spion samping hitam, trim jendela pintu hitam, dan gril depan dynamic shield hitam.
Baca Juga: Semakin Canggih Dengan Fitur Premiumnya, Bocoran Spesifikasi Wrangler Rubicon 2025 Siap Buat Melongo
Selain itu, ada juga gagang pintu eksterior dengan warna yang sama dengan bodi dan lampu belakang Smoke LED.
Sementara itu, Xpander Cross HEV Play memiliki bemper depan hitam, panel trim pintu Cross Design, dan gril sewarna bodi.
Adapun fitur-fitur lain juga melengkapi Xpander Hybrid Play seperti lampu depan dan bezel lampu depan hitam, set dekorasi spoiler belakang, dan set dekorasi bemper depan, bemper samping, dan bemper belakang.
Menurut Presiden Mitsubishi Motors (Thailand) Co., Ltd., Ryoichi Inaba, kedua model ini dirancang untuk memperkuat kepemimpinan Mitsubishi di segmen mobil keluarga kompak 7-penumpang.
"Kedua model ini memiliki tampilan premium sporty yang khas dan menarik perhatian, sesuai dengan gaya hidup aktif keluarga modern," ujarnya.
Xpander HEV Play dan Xpander Cross HEV Play hadir dengan harga yang sama, yaitu 981.000 baht atau setara Rp 478 jutaan.
Memiliki penggerak depan dan belakang dengan mesin 1.600 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik dan baterai.
Teknologi hybrid yang disuguhkan, siap membuat konsumsi bahan bakar Xpander HEV Play dan Xpander Cross HEV Play lebih efisien sekitar 34 persen saat berkendara di perkotaan. .
Baca Juga: Manjakan Kelas Menengah, Hyundai Siap Luncurkan Creta Versi Hybrid Dengan Performa Tinggi
7 mode berkendara dan Active Yaw Control (AYC) siap memberikan pengalaman berkendara yang maksimal saat menikung. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







