Hasil Moto3 Jepang 2026: Veda Ega Asapi Hakim Danish, David Almansa Jadi Juara, Ini Daftar Lengkapnya!

AKURAT JAKARTA – Pebalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP, David Almansa, keluar sebagai juara dalam balapan sengit Moto3 Jepang 2026 yang digelar di Sirkuit Motegi pada Minggu (4/10/2026) pagi.
Di sisi lain, rider andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan perjuangan luar biasa dengan menyabet posisi ke-11 setelah sukses mengasapi rivalnya asal Malaysia, Hakim Danish.
Jalannya Balapan: Dominasi Almansa dan Drama Penalti Uriarte
Memulai balapan dari posisi terdepan (pole position), David Almansa langsung tancap gas selepas start untuk mempertahankan posisinya.
Almansa mendapat kawalan ketat dari David Munoz yang langsung melesat tajam di tikungan pertama demi membuntuti sang pemimpin balapan.
Ketegangan sempat meningkat pada lap ketiga ketika Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM Ajo berhasil merangsek ke posisi pertama.
Namun, nasib sial menimpa Uriarte. Ia dijatuhi hukuman long lap penalty karena krunya kedapatan masih mengotak-atik motor di grid tiga menit sebelum balapan dimulai.
Hingga bendera finis dikibarkan, Almansa tidak tergoyahkan di posisi terdepan. Podium kedua dan ketiga berturut-turut berhasil diamankan oleh Maximo Quiles dan Alvaro Carpe.
Sementara itu, posisi empat hingga sepuluh besar masing-masing ditempati oleh Brian Uriarte, Rico Salmela, Matteo Bertelle, David Munoz, Ryusei Yamanaka, Joel Esteban, dan Adrian Cruces.
Baca Juga: Guru dan Tantangan Menciptakan Sekolah yang Aman di Era Media Sosial
Aksi Impresif Veda Ega Pratama Lewati Hakim Danish
Sorotan juga tertuju pada pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Memulai balapan dari barisan belakang—setelah kualifikasi menempatkannya di posisi start ke-18—rider Honda Team Asia ini langsung tampil agresif sejak lampu start padam.
Pada fase awal lomba, Veda langsung naik dua peringkat ke posisi 14, kemudian merangsek lagi ke posisi 13 di lap kedua, hingga menembus P12 di lap berikutnya.
Kegigihan Veda bahkan sempat membawanya menembus posisi 9 besar. Namun, persaingan ketat membuatnya sempat melorot kembali ke peringkat 14 dan terlewati oleh pebalap Malaysia, Hakim Danish.
Pada fase tersebut, Veda terlibat persaingan ketat dengan Valentin Perrone, Adrian Fernandez, Joel Rios, hingga Marco Morelli. Sementara itu, rivalnya dalam persaingan rookie, Hakim Danish, masih berada di posisi ke-17.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





