Hasil Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Haaland Bungkam Selecao, The Lions Melaju ke Perempat Final

AKURAT JAKARTA - Brasil harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar, Senin (7/07) 03.00 WIB.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, Amerika Serikat, itu menjadi panggung bagi Erling Haaland yang mencetak dua gol untuk membawa The Lions lolos ke perempat final.
Laga ini mempertemukan Brasil, pemuncak Grup C, dengan Norwegia yang lolos sebagai runner-up Grup I.
Selecao datang dengan modal kemenangan dramatis atas Jepang pada babak 32 besar, sementara Norwegia sebelumnya menyingkirkan Pantai Gading berkat gol penentu Haaland di menit-menit akhir.
Baca Juga: Ramai Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa Sebenarnya?
Sejak peluit awal dibunyikan, Norwegia langsung tampil percaya diri.
Bahkan ketika pertandingan baru berjalan tiga menit, mereka sempat membobol gawang Alisson melalui Patrick Berg.
Namun, gol tersebut dianulir karena offside sehingga skor tetap imbang tanpa gol.
Brasil baru benar-benar mengancam pada menit ke-10 lewat aksi Vinicius Junior di sisi kiri.
Tak lama kemudian, Matheus Cunha dijatuhkan di kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih setelah melakukan peninjauan.
Kesempatan emas itu justru terbuang percuma. Bruno Guimaraes maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil ditebak dan ditepis dengan gemilang oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland.
Kegagalan tersebut menjadi titik balik penting karena Brasil gagal memanfaatkan momentum untuk memimpin pertandingan.
Norwegia kemudian lebih banyak menguasai bola, meski beberapa kali kehilangan penguasaan akibat tekanan Brasil.
Martin Odegaard sempat memperoleh peluang pada penghujung babak pertama, tetapi penyelesaiannya masih mampu diamankan Alisson.
Di sisi lain, Gabriel Martinelli nyaris memanfaatkan umpan Casemiro pada masa injury time, namun bola sedikit terlalu tinggi sehingga peluang itu terbuang.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah perubahan.
Norwegia memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup untuk menambah energi di lini serang, sedangkan Brasil mencoba meningkatkan daya gedor dengan memainkan Endrick, lalu Neymar pada pertengahan babak kedua.
Brasil sempat meningkatkan intensitas serangan. Endrick memperoleh peluang emas sesaat setelah masuk, tetapi penyelesaian akhirnya melebar dari sasaran.
Vinicius Junior juga beberapa kali merepotkan pertahanan Norwegia, sementara Nyland kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang Rayan serta sejumlah bola berbahaya di dalam kotak penalti.
Ketika Brasil mulai terlihat lebih dominan, justru Norwegia yang berhasil memecah kebuntuan.
Pada menit ke-79, Andreas Schjelderup mengirim umpan silang melengkung ke depan gawang.
Erling Haaland menyambutnya dengan sundulan keras yang tidak mampu dihentikan Alisson.
Gol tersebut menjadi gol keenam Haaland di Piala Dunia 2026 sekaligus mengubah jalannya pertandingan.
Gol itu membuat Brasil semakin tertekan. Namun, alih-alih segera menyamakan kedudukan, permainan Selecao justru tetap berjalan lambat. Norwegia tampil disiplin saat bertahan dan terus mencari peluang melalui serangan balik.
Strategi tersebut kembali membuahkan hasil pada menit ke-89. Schjelderup lagi-lagi menjadi kreator dengan mengirim umpan kepada Haaland di tepi kotak penalti.
Penyerang Manchester City itu melepaskan tembakan akurat ke sudut gawang untuk menggandakan keunggulan Norwegia menjadi 2-0.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol ketujuh Haaland sepanjang turnamen, membuatnya memimpin daftar sementara pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time.
Wasit memberikan penalti setelah Casemiro dianggap terkena sikutan di dalam kotak penalti.
Neymar yang baru masuk sebagai pemain pengganti sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor pada menit ke-90+10 untuk mengubah skor menjadi 1-2.
Sayangnya, gol itu datang terlalu terlambat. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Baca Juga: Terjebak Macet Saat Liburan? Coba 4 Tips Sederhana Ini Agar Perjalanan Tetap Nyaman dan Menyenangkan
Kekalahan ini memastikan Brasil kembali gagal mengakhiri penantian gelar juara dunia yang telah berlangsung sejak 2002.
Sebaliknya, Norwegia melanjutkan kisah impresif mereka di Piala Dunia 2026 dengan menyingkirkan salah satu favorit turnamen sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan atas Selecao.
Berkat kemenangan ini, pasukan Stale Solbakken berhak melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi pemenang laga Meksiko kontra Inggris dalam perebutan tiket menuju semifinal. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






