Belanda Disingkirkan Maroko, Van Dijk Heran Tiga Eksekutor Penalti Gagal

AKURAT JAKARTA – Kapten Timnas Belanda, Virgil van Dijk, mengaku heran timnya disingkirkan Maroko lewat adu penalti 2-3 pada babak gugur Piala Dunia 2026, Selasa (30/6/2026) WIB.
Tiga eksekutor De Oranje, termasuk putra legenda Patrick Kluivert, Justin Kluivert, gagal menjalankan tugasnya.
Sebelumnya, laga sengit selama 120 menit berakhir imbang 1-1. Anak asuh Ronald Koeman sempat unggul lebih dulu lewat gol Cody Gakpo di menit ke-72, namun buyar di masa injury time setelah bek Maroko, Issa Diop, mencetak gol penyeimbang via sundulan.
Baca Juga: Ahmed Zaki Hadiri Grand Launching, GSI Gandeng Persita Cari Pemain Muda Berbakat
Pada babak tos-tosan, petaka mendatangi Belanda. Justin Kluivert, Crysencio Summerville, dan Quinten Timber kompak gagal menyarangkan bola.
Kegagalan Kluivert terbilang mengejutkan mengingat pemain sayap tersebut memiliki rekam jejak eksekusi penalti yang apik dengan tingkat kesuksesan mencapai 88 persen.
Van Dijk mengaku sangat terpukul karena timnya sudah melakukan persiapan matang menghadapi skenario adu penalti selama sesi latihan.
“Kami sudah sering berlatih untuk itu (penalti). Sayangnya, kami tetap harus tersingkir. Ini adalah momen terburuk sebagai seorang pesepak bola," ujar bek Liverpool tersebut kepada stasiun televisi Belanda, NOS.
Lebih lanjut, Van Dijk menyesali kelengahan lini belakang timnya di menit-menit akhir laga yang membuat Maroko mampu memaksakan babak tambahan waktu.
"Kami sebenarnya tampil solid dalam bertahan dan mencetak gol bagus. Namun di waktu tambahan, kami terus terdesak dan didorong ke belakang," pungkas Van Dijk yang langsung bergegas ke ruang ganti untuk menenangkan rekan-rekannya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






