Jakarta

Moriyasu Kecewa Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Janji Bangkit Lebih Kuat

Winda Wahdania | 30 Juni 2026, 05:49 WIB
Moriyasu Kecewa Jepang Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Janji Bangkit Lebih Kuat
Hajime Moriyasu mengapresiasi perjuangan para pemain Jepang meski harus tersingkir dramatis dari Brasil.

AKURAT JAKARTA - Pelatih tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu, tidak menutupi rasa kecewanya setelah langkah Samurai Biru terhenti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Jepang harus mengakhiri perjalanan mereka usai kalah dramatis 1-2 dari Brasil di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat, Selasa, 30 Juni 2026 dini hari WIB.

Jepang sebenarnya sempat berada di ambang salah satu kejutan terbesar turnamen.

Kaishu Sano membawa Samurai Biru unggul pada babak pertama dan tim asuhan Moriyasu mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga turun minum berkat pertahanan yang disiplin.

Namun, perubahan taktik yang dilakukan pelatih Brasil Carlo Ancelotti selepas jeda mengubah jalannya pertandingan.

Casemiro menyamakan kedudukan pada babak kedua sebelum Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan Brasil pada masa injury time, sekaligus memastikan Selecao melaju ke babak 16 besar.

Baca Juga: Hasil Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Gol Dramatis Martinelli Antar Selecao ke Babak 16 Besar

Meski gagal mempertahankan keunggulan, Moriyasu tetap memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemainnya yang dinilai telah berjuang tanpa menyisakan tenaga sepanjang turnamen.

"Saya sangat kecewa karena kami harus meninggalkan turnamen ini pada tahap ini. Namun, para pemain telah memberikan segalanya hari ini, sama seperti yang mereka lakukan sepanjang perjalanan hingga mencapai babak ini," kata Moriyasu yang dilansir laman resmi FIFA.

Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang penantian Jepang untuk meraih kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia.

Meski demikian, penampilan Samurai Biru sepanjang pertandingan mendapat banyak pujian karena mampu merepotkan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola dunia.

Secara statistik, Brasil memang tampil dominan dengan menguasai 72 persen penguasaan bola serta mencatatkan 19 percobaan tembakan, berbanding lima milik Jepang.

Akan tetapi, organisasi permainan yang ditunjukkan Jepang membuat Brasil kesulitan sepanjang babak pertama hingga akhirnya membutuhkan gol pada masa injury time untuk memastikan kemenangan.

Moriyasu juga tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf pelatih yang telah bekerja keras mendampingi tim selama Piala Dunia 2026.

Menurutnya, kekalahan pahit dari Brasil harus menjadi bekal berharga untuk membangun tim yang lebih kuat pada masa mendatang.

"Saat ini saya benar-benar terpukul setelah memberikan semua yang kami miliki. Namun, saya ingin menerima hasil ini dan menjadikannya sebagai pelajaran agar kami bisa menjadi tim yang lebih kuat lagi," ujar pelatih berusia 57 tahun itu.

Baca Juga: Presiden Klub Zaki Iskandar Pastikan Carlos Pena Tetap Tukangi Persita Musim Depan

Hasil ini memastikan Jepang mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan sengit kepada Brasil.

Sementara itu, Selecao melanjutkan perjuangan mereka ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara Pantai Gading dan Norwegia. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.