Jakarta

Resmi! Enzo Maresca Kembali ke Manchester City, Chelsea Buka Suara soal Kepergian yang Kontroversial

Winda Wahdania | 29 Juni 2026, 20:43 WIB
Resmi! Enzo Maresca Kembali ke Manchester City, Chelsea Buka Suara soal Kepergian yang Kontroversial
Enzo Maresca diperkenalkan sebagai manajer baru Manchester City setelah meninggalkan Chelsea di tengah musim yang memicu polemik. (instagram/mancity)

AKURAT JAKARTA - Manchester City resmi memasuki era baru setelah menunjuk Enzo Maresca sebagai manajer anyar menggantikan Pep Guardiola.

Penunjukan pelatih asal Italia tersebut sekaligus menandai kepulangannya ke Etihad Stadium untuk ketiga kalinya, kali ini dengan tanggung jawab sebagai pemimpin tim utama.

Pengumuman resmi disampaikan Manchester City pada Senin (29/6) malam WIB.

Maresca menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun yang akan membuatnya bertahan hingga musim panas 2029.

Kedatangan Maresca sebenarnya bukan kejutan besar. Sejak lama ia disebut sebagai sosok yang dipersiapkan untuk menjadi penerus Guardiola.

Namun, proses kepindahannya menjadi sorotan karena terjadi setelah ia mengundurkan diri dari Chelsea pada awal 2026, memicu reaksi keras dari mantan klubnya tersebut.

Baca Juga: Taburan Garam pada Semangka, Rahasia Sederhana yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menyambut kembalinya Maresca dengan penuh keyakinan.

"Enzo adalah seseorang yang selalu mencari peluang untuk menantang dirinya sendiri dan meraih kesuksesan dalam karier manajerialnya. Ia membawa kepribadian, semangat, dan kecerdasan yang sepenuhnya selaras dengan kebutuhan kami," kata Khaldoon Al Mubarak.

"Ia bergabung kembali dengan tim yang sepenuhnya sejalan dengan ambisi dan keinginannya untuk meraih prestasi, dan kembalinya ia ke Manchester City merupakan langkah selanjutnya yang wajar dan disambut baik bagi dirinya dan klub."

"Enzo mewarisi skuad dan organisasi sepak bola yang sangat cocok untuk mencerminkan dan mengembangkan gaya sepak bolanya, dan kami semua sangat menantikan dampak yang dapat ia berikan dalam membangun kesuksesan klub lebih lanjut," jelas Khaldoon.

Baca Juga: Barcelona Mulai Dekati Harry Kane, Transfer Sensasional Pengganti Lewandowski Berpeluang Terjadi

Bagi Maresca, Manchester City bukanlah tempat yang asing. Pada musim 2020-2021 ia menangani Elite Development Squad atau tim U-23 dan sukses membawa tim tersebut meraih gelar liga.

Setelah itu, ia menjadi asisten Pep Guardiola pada musim 2022-2023 dan turut membantu The Citizens memenangkan Premier League, Piala FA, serta Liga Champions.

Kini, ia kembali dengan target mempertahankan tradisi juara yang telah dibangun Guardiola selama satu dekade terakhir.

"Ini akan menjadi periode ketiga saya di sini. Saya mengenal klub ini, saya tahu tuntutannya, dan saya tahu ekspektasinya," ujar Maresca.

"Kualitas orang-orang yang bekerja di sini adalah yang membuatnya begitu istimewa, dan saya ingin berterima kasih kepada mereka karena telah menunjukkan kepercayaan pada kemampuan saya."

"Saya tidak sabar untuk mulai melatih para pemain. Saya ingin kita menang, bermain sepak bola yang bagus, dan menikmati tekanan mewakili Manchester City," tegasnya.

Baca Juga: Deretan Buah Berikut Bisa Cepat Menaikkan Gula Darah, Penderita Diabetes Perlu Lebih Waspada

Sebelum kembali ke Manchester, Maresca sempat menangani Chelsea dan mempersembahkan gelar UEFA Conference League serta Piala Dunia Antarklub pada 2025.

Namun, kisahnya di Stamford Bridge berakhir lebih cepat setelah ia mengundurkan diri pada Hari Tahun Baru 2026.

Chelsea bahkan merilis pernyataan resmi yang mengungkap kekecewaannya terhadap keputusan sang pelatih.

"Pada musim gugur tahun lalu, Klub diberi tahu oleh mantan Pelatih Kepala kami bahwa mungkin ada peluang baginya untuk menggantikan Pep Guardiola pada akhir musim," demikian bunyi pernyataan Chelsea.

"Jelas bagi kami bahwa ia sangat ingin menggantikan Guardiola dan bahwa ia sepenuhnya berkomitmen untuk mengejar peluang tersebut, meskipun ia terikat kontrak jangka panjang yang tidak berhak ia putus."

"Pada Desember 2025, Pelatih Kepala kami secara tak terduga dan mendadak mengundurkan diri dari jabatannya. Jelas, kami merasa kecewa karena kami yakin bahwa pikiran dan hatinya sudah tertuju pada klub lain dan peluang lain, meskipun ia baru saja bergabung dengan Chelsea setahun sebelumnya."

"Tidak ada klub yang ingin mengganti pelatih kepala di tengah musim. Namun, mengingat keputusannya untuk tidak melanjutkan tanggung jawabnya hingga akhir musim, Klub tidak punya pilihan selain melindungi para pemain, para pendukung, dan lambang klub, serta menerima pengunduran dirinya."

"Dalam situasi ini dan mengingat rasa saling menghormati antar klub, telah dicapai kesepakatan rahasia dengan Manchester City, yang mencakup pembayaran kompensasi. Kesepakatan rahasia juga telah dicapai dengan mantan Pelatih Kepala, di mana ia akan membayar kompensasi."

"Menatap musim depan, dalam diri Xabi Alonso, kami memiliki Manajer yang memiliki pemikiran sepak bola yang luar biasa dan merupakan seorang profesional dengan integritas tertinggi. Ia memiliki semua kualitas untuk mewujudkan kesuksesan yang layak dan diharapkan oleh para pendukung Klub."

Baca Juga: 5 Hal Penting Sebelum Memberikan Obat Sirup kepada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

Menanggapi polemik tersebut, Maresca menyampaikan permintaan maaf kepada Chelsea sekaligus menjelaskan alasan di balik keputusannya meninggalkan klub London tersebut.

"Pada akhir Desember 2025, saya mengambil keputusan sulit untuk meninggalkan Chelsea," ujarnya.

"Keputusan itu sepenuhnya berasal dari saya. Pengunduran diri saya dari Chelsea membuka jalan bagi saya untuk bergabung dengan Manchester City, klub yang sudah sangat saya kenal. Saya sangat gembira kini telah bergabung dengan Manchester City."

"Saya menyadari bahwa kepergian saya dari Chelsea di tengah musim telah menimbulkan gangguan bagi klub dan saya meminta maaf atas hal itu. Itu bukanlah niat maupun keinginan saya. Saya diperlakukan dengan baik oleh semua orang di Chelsea dan bersama-sama kami meraih kesuksesan besar serta kenangan yang akan selalu saya hargai."

"Saya berterima kasih kepada klub, para pemilik, dan para penggemar atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya," tukasnya

Baca Juga: Paris FC Selangkah Lagi Dapatkan Liam Rosenior, Siap Bangkit Usai Tinggalkan Chelsea

Manchester City juga mengakui bahwa komunikasi dengan Maresca memang telah berlangsung ketika sang pelatih masih menangani Chelsea, meski akhirnya seluruh proses perpindahan diselesaikan melalui kesepakatan resmi yang mencakup pembayaran kompensasi kepada The Blues.

Maresca dijadwalkan menjalani laga pertamanya sebagai manajer Manchester City pada ajang Community Shield menghadapi Arsenal pada 16 Agustus.

Beberapa bulan kemudian, ia akan kembali bertemu Chelsea dalam laga Premier League yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling emosional musim ini.

Keputusan Manchester City menunjuk Enzo Maresca sekaligus membuka lembaran baru setelah berakhirnya era Pep Guardiola.

Kini, perhatian tertuju pada apakah mantan asistennya tersebut mampu melanjutkan tradisi kesuksesan The Citizens dan menjawab ekspektasi besar yang mengiringi penunjukannya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.