Jelang Brasil vs Skotlandia: Di Balik Cedera Raphinha, Neymar Siap Tampil Lagi

AKURAT JAKARTA - Timnas Brasil menghadapi situasi yang kontras jelang pertandingan ketiga Grup F Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia pada Kamis, 25 Juni WIB.
Di satu sisi, Selecao harus kehilangan salah satu pemain andalannya, Raphinha, akibat cedera.
Namun di sisi lain, mereka berpeluang kembali diperkuat oleh Neymar yang telah pulih dan siap kembali merumput.
Cedera Raphinha menjadi kabar kurang menggembirakan bagi skuad Brasil setelah penyerang Barcelona tersebut mengalami masalah pada otot paha belakang.
Cedera itu kembali menghantam sang pemain setelah sepanjang musim ia beberapa kali mengalami gangguan serupa.
Absennya Raphinha tentu menjadi kerugian besar bagi Brasil. Pemain berusia 29 tahun itu merupakan pilihan utama dalam dua pertandingan awal fase grup melawan Maroko dan Haiti.
Bahkan sejak awal musim, masalah cedera yang dialaminya telah membuatnya absen dalam total 24 pertandingan bersama klub maupun tim nasional.
Baca Juga: Lamine Yamal Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Lampaui Lionel Messi dalam Daftar Elite
Gelandang Brasil, Lucas Paqueta, mengaku seluruh skuad merasa sedih melihat kondisi yang dialami rekan setimnya tersebut.
"Kami semua sedih, terutama Rafa (panggilan Raphinha), karena sedikit kemunduran akibat cedera ini, tetapi ia bisa mengandalkan dukungan dari kami semua," ujar Paqueta dikutip dari laman BBC Sport, Senin (22/06).
Menurut Paqueta, Brasil kehilangan sosok penting yang memiliki kemampuan spesial dalam membantu permainan tim.
"Kami semua tahu karakteristiknya, kualitasnya, kecepatannya, kemampuannya menciptakan ruang, dan kemampuan penyelesaiannya, jadi saya pikir kami kehilangan seorang pemain yang sangat penting," lanjutnya.
Meski demikian, situasi tersebut menghadirkan secercah harapan bagi Brasil.
Absennya Raphinha membuka peluang bagi Neymar untuk kembali mengenakan seragam tim nasional setelah cukup lama menepi.
Pemain Santos berusia 34 tahun itu sebelumnya melewatkan dua laga awal Piala Dunia 2026 melawan Maroko dan Haiti.
Kini, kondisinya telah membaik dan ia berpeluang tampil saat Brasil menghadapi Skotlandia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







