Jakarta

Lamine Yamal Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Lampaui Lionel Messi dalam Daftar Elite

Winda Wahdania | 22 Juni 2026, 07:00 WIB
Lamine Yamal Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Lampaui Lionel Messi dalam Daftar Elite
Selebrasi gol Lamine Yamal ke gawang Arab Saudi tak hanya membantu Spanyol menang, tetapi juga mengantarnya ke buku sejarah Piala Dunia. (instagram/sefutbol)

AKURAT JAKARTA - Lamine Yamal kembali menunjukkan mengapa namanya disebut sebagai salah satu talenta terbesar sepak bola dunia saat ini.

Bintang muda Spanyol itu tidak hanya membantu La Roja menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026, tetapi juga mencatatkan namanya dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah turnamen tersebut.

Penampilan di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, menjadi malam yang sempurna bagi pemain Barcelona berusia 18 tahun itu.

Setelah sempat memulai turnamen dari bangku cadangan akibat baru pulih dari cedera paha, Yamal langsung membayar kepercayaan pelatih Luis de la Fuente saat dipercaya menjadi starter untuk pertama kalinya di Piala Dunia.

Gol yang dicetak Yamal pada awal pertandingan menjadi titik awal dominasi Spanyol atas Arab Saudi.

La Roja yang sebelumnya mendapat kritik setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde berhasil menunjukkan kualitas mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Baca Juga: Tanpa Disadari, 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Yamal tampil aktif sejak menit-menit awal pertandingan. Pemain sayap tersebut beberapa kali merepotkan lini belakang Arab Saudi sebelum akhirnya mencetak gol pembuka yang memecah kebuntuan.

Gol itu lahir pada menit ke-10 setelah Alex Baena mengirim bola kepada Mikel Oyarzabal di sisi penyerangan.

Oyarzabal kemudian melepaskan umpan silang keras ke depan gawang yang langsung disambar Yamal di tiang jauh untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Itu menjadi gol ketujuh Yamal bersama tim nasional senior Spanyol sekaligus gol pertamanya di ajang Piala Dunia.

Gol tersebut membuka jalan bagi kemenangan besar La Roja yang kemudian dilengkapi dua gol Oyarzabal dan satu gol bunuh diri Hassan Al Tambakti.

Spanyol tampil jauh lebih meyakinkan dibanding laga pembuka. Mereka mencetak tiga gol hanya dalam 24 menit pertama dan praktis mengendalikan pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.