Klasemen Moto3 2026, Veda Ega Bertahan di 5 Besar Usai GP Italia
AKURAT JAKARTA- Pebalap andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil finis di posisi kedelapan dalam balapan utama (race) Moto3 Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello pada Minggu (31/5/2026) sore WIB.
Keberhasilan mengamankan posisi kedelapan ini membuat pebalap asal Gunungkidul tersebut sukses mempertahankan posisinya di jajaran lima besar klasemen sementara Moto3 2026.
Rider Honda Team Asia itu kini mengoleksi total 66 poin, berada tepat di bawah pebalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, yang menempati peringkat keempat.
Baca Juga: Demi Timnas Indonesia, Maarten Paes Langsung Terbang ke Jakarta Seusai Tunangan
Adapun podium pertama pada balapan seri Mugello kali ini berhasil direbut oleh Brian Uriarte. Pebalap Red Bull KTM Ajo tersebut mencatatkan waktu tercepat 33 menit 7,801 detik.
Dia disusul oleh Alvaro Carpe di posisi kedua dengan selisih waktu 0,418 detik, serta pebalap Malaysia, Hakim Danish, di podium ketiga dengan ketertinggalan 0,456 detik.
Veda Ega Pratama sejatinya harus memulai jalannya balapan dari urutan ke-12 berdasarkan hasil kualifikasi. Sesaat setelah lampu hijau menyala, Veda langsung melakukan start impresif dengan merangsek naik ke posisi ke-6 untuk bersaing ketat dengan David Munoz.
Namun, ketatnya persaingan di sirkuit legendaris Italia ini membuat posisi Veda fluktuatif. Pada pertengahan lap pertama, ia sempat melorot ke urutan ke-8 setelah dilewati oleh David Munoz dan Marco Morelli.
Posisi Veda bahkan sempat terlempar ke urutan ke-16 pada lap keempat akibat sengitnya aksi saling salip di rombongan tengah.
Perubahan posisi baris depan juga berlangsung dinamis. Memasuki lap kelima, Adrian Fernandez sukses memimpin jalannya balapan diikuti Alvaro Carpe, sementara Brian Uriarte melorot ke urutan ketiga.
Momentum kebangkitan Veda Ega dimulai pada lap ketujuh dengan naik ke posisi ke-15. Memanfaatkan insiden crash yang dialami Rico Salmela, pebalap muda Indonesia ini terus memperbaiki posisinya ke urutan ke-13.
Performa luar biasa ditunjukkan Veda pada lap ke-13 saat ia sukses menggusur Jesus Rios untuk mengamankan posisi keenam. Bahkan pada tiga lap terakhir, Veda sempat membuka asa podium dengan menyodok ke peringkat keempat, tepat di belakang Maximo Quiles.
Sayangnya, menjelang tikungan-tikungan akhir menjelang finis, posisi Veda melorot ke urutan kedelapan setelah disalip oleh Joel Esteban, Alvaro Carpe, dan Hakim Danish yang melakukan manuver terlambat.
Klasemen Sementara Moto3 2026 (Usai GP Italia):
Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 145 poin
Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 93 poin
Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 89 poin
Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – 67 poin
Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 66 poin
Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 61 poin
Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 56 poin
David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 52 poin
Guido Pini (Leopard Racing) – 47 poin
David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 47 poin
Hakim Danish (AEON Credit - MT Helmets - MSI) – 43 poin
Joel Esteban (LEVEL UP - MTA) – 35 poin
Matteo Bertelle (LEVEL UP - MTA) – 29 poin
Eddie O'Shea (GRYD - MLav Racing) – 29 poin
Adrian Cruces (CIP Green Power) – 26 poin
Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse) – 22 poin
Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3) – 21 poin
Joel Kelso (GRYD - MLav Racing) – 15 poin
Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) – 14 poin
Scott Ogden (CIP Green Power) – 12 poin
Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) – 7 poin
Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse) – 2 poin
Marcos Uriarte (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 2 poin
Zen Mitani (Honda Team Asia) – 0 poin
Ruche Moodley (CODE Motorsports) – 0 poin
Nicola Carraro (Rivacold Snipers Team) – 0 poin
Cormac Buchanan (CODE Motorsports) – 0 poin. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





