Hasil Practice Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Posisi ke-19, Harus Berjuang Lewat Q1

AKURAT JAKARTA — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas menempati posisi ke-19 dalam sesi practice Moto3 Catalunya 2026.
Berlangsung di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Jumat (15/5/2026), hasil ini membuat Veda gagal lolos langsung ke babak Kualifikasi 2 (Q2).
Kini pembalap asal Gunungkidul tersebu harus berjuang terlebih dahulu melalui Kualifikasi 1 (Q1).
Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Catalunya 2026: Hakim Danish Tercepat, Veda Ega Posisi ke-23
Sesuai regulasi, hanya 14 pembalap teratas dalam sesi practice yang berhak mengamankan tiket langsung ke Q2.
Pada sesi ini, Veda yang bernaung di bawah Honda Team Asia membukukan catatan waktu terbaik 1 menit 48,136 detik.
Kendati belum mampu menembus zona aman, torehan waktu Veda ini sejatinya mengalami peningkatan dibanding sesi latihan bebas pertama (FP1) sebelumnya, di mana ia tertahan di posisi ke-23 dengan waktu 1 menit 50,142 detik.
Sementara itu, pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, kembali menunjukkan dominasinya dengan menjadi yang tercepat setelah mencatatkan waktu 1 menit 46,943 detik.
Dia berhasil mengungguli pembalap tuan rumah, Brian Uriarte, yang mengorbankan posisi kedua dengan selisih tipis 1 menit 47,042 detik.
Sesi kualifikasi Moto3 Catalunya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) mulai pukul 17.45 WIB.
Veda harus mampu menembus posisi empat besar di Q1 agar bisa menyusul ke Q2. Sesi Q2 nantinya akan menentukan posisi start para pembalap untuk balapan utama yang akan digelar pada Minggu (17/5/2026).
Seri Catalunya ini menjadi momentum penting bagi Veda untuk mendulang poin demi menembus posisi empat besar klasemen sementara.(*)
.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





