Jakarta

Gebrakan John Herdman Menuju Piala Asia 2027: Naturalisasi 5 Pemain Diaspora, Siapa Saja? Ini Bocoran Nama-Namanya

M Rahman Akurat | 14 Mei 2026, 11:59 WIB
Gebrakan John Herdman Menuju Piala Asia 2027: Naturalisasi 5 Pemain Diaspora, Siapa Saja? Ini Bocoran Nama-Namanya
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.

AKURAT JAKARTA – Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan jelang persiapan menuju Piala Asia 2027 dan target besar lolos ke Piala Dunia 2030.

Pelatih Skuad Garuda, John Herdman, dikabarkan telah memasukkan lima pemain diaspora baru untuk naturalisasi ke dalam radar Timnas.

Kabar ini mencuat setelah adanya pernyataan dari Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot.

Ia mengungkap bahwa PSSI tengah mempersiapkan proses naturalisasi pemain keturunan untuk agenda besar Timnas Indonesia ke depan.

Baca Juga: Bukan Cuman Memboyong Desain Dragon Face, BYD Atto 2 Juga Adopsi Fitur Keamanan Canggih dan Fast Charging 82 kW yang Super Cepat!

"Ada kabar terbaru, pelatih timnas @officialjohnherdman melist lima pemain baru keturunan masuk dalam daftar menjelang Piala Asia 2027," tulis Noor Korompot melalui akun media sosialnya, Rabu (13/5/2026).

"Kabar ini dibenarkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Katanya, semua akan segera diproses mengingat persiapan menjelang piala Asia Januari 2027," lanjutnya.

Strategi John Herdman Kejar Negara Elite Asia

Fokus utama John Herdman bukan hanya membangun kekuatan tim dari pemain lokal. Pelatih asal Kanada ini ingin memadukan talenta diaspora yang bermain di kompetisi Eropa.

Herdman menegaskan, Indonesia harus meningkatkan kualitas permainan dan mental bertanding jika ingin mengejar negara elite Asia seperti Jepang, Qatar, hingga Korea Selatan.

Salah satu caranya adalah memperbanyak laga internasional tandang melawan tim-tim kuat. Meski demikian, Herdman tidak melupakan kompetisi domestik.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.