Jakarta

PSSI Tunjuk David Nascimento dari Portugal Jadi Head of PSSI Academy dan Pelatih Garuda United, Ini Profilnya!

M Rahman Akurat | 17 April 2026, 09:24 WIB
PSSI Tunjuk David Nascimento dari Portugal Jadi Head of PSSI Academy dan Pelatih Garuda United, Ini Profilnya!
Pelatih asal Portugal, David Nascimento

AKURAT JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat fondasi sepak bola usia muda.

Direktur Teknik Timnas Indonesia, Alex Zwiers, secara resmi menunjuk pelatih asal Portugal, David Nascimento, sebagai Head of PSSI Academy sekaligus pelatih kepala Garuda United.

Penunjukan ini merupakan bagian dari transformasi besar sepak bola nasional untuk mencapai standar kompetitif di level Asia maupun dunia.

Baca Juga: Prediksi Skor Inter Milan vs Cagliari di Serie A, 18 April 2026: Nerazzurri di Ambang Kunci Gelar

Fokus Bina Pemain Muda Kelahiran 2010

Garuda United merupakan proyek mercusuar PSSI yang dihuni oleh talenta muda potensial, khususnya pemain kelahiran tahun 2010.

Generasi ini diproyeksikan akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di masa depan.

Hadirnya David Nascimento diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pembinaan usia dini, menciptakan sistem pengembangan pemain yang lebih terstruktur, dan membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan dan kompetitif.

Baca Juga: Perkuat Integritas ASN, KORPRI Kabupaten Tangerang Gelar Raker 2027: Fokus pada Pendidikan hingga Kesejahteraan

Profil dan Rekam Jejak David Nascimento

David Nascimento bukanlah nama asing di kancah sepak bola internasional.

Pelatih asal Portugal ini membawa segudang pengalaman dari Eropa yang diharapkan mampu menularkan metodologi latihan modern ke Indonesia.

Sebelum merapat ke PSSI, Nascimento memiliki portofolio yang impresif menangani sejumlah klub kasta kedua Belanda (Eerste Divisie) seperti FC Den Bosch dan FC Eindhoven.

Di level tim nasional, ia pernah dipercaya sebagai pelatih kepala Malta U-19. Nascimento dikenal memiliki pemahaman mendalam mengenai pendekatan taktik modern dan pengembangan bakat muda.

Baca Juga: Tinjau Pembangunan Rumah Layak Huni bagi Nelayan di Mauk, Menko AHY Apresiasi Kolaborasi Pemkab Tangerang dengan Pusat dan Swasta

Reuni Strategis dengan Alex Zwiers

Keputusan PSSI memilih Nascimento tidak lepas dari kedekatan profesionalnya dengan Alex Zwiers. Keduanya pernah membentuk kolaborasi sukses di Timnas Putri Yordania.

Saat itu, Zwiers menjabat sebagai Direktur Teknik, sementara Nascimento berperan sebagai pelatih kepala.

Chemistry dan kesamaan visi antara Direktur Teknik dan Head of Academy ini diharapkan mempermudah implementasi kurikulum sepak bola yang diinginkan PSSI.

"Penunjukan David Nascimento adalah sinyal kuat bahwa PSSI sangat serius membangun sistem pembinaan jangka panjang. Kami tidak hanya ingin mencetak pemain berbakat, tapi membangun sistem yang elite," ujar perwakilan PSSI.

Dengan dukungan penuh dari federasi, David Nascimento kini memikul tanggung jawab besar untuk menjadikan Garuda United sebagai kawah candradimuka bagi calon bintang Timnas Indonesia di masa depan.

Baca Juga: Legislator Golkar Syafi Djohan Soroti Pentingnya Pansus Fasos-Fasum, Dorong Pengembang Penuhi Kewajiban

Rekam Jejak Kepelatihan David Nascimento

Sepanjang kariernya, Nascimento telah menangani berbagai klub dan posisi penting, di antaranya:

  • Pelatih Kepala FC Den Bosch (2024)

  • Pelatih Kepala sepak bola wanita (2021–2023)

  • Pelatih Kepala FC Eindhoven (2018–2019)

  • Pelatih Kepala Malta U-19 (2015)

  • Direktur Sepak Bola APOEL Nicosia

  • Asisten pelatih di Deportivo Guadalajara (Chivas)

  • Koordinator tim junior Mamelodi Sundowns

  • Asisten pelatih AZ Alkmaar di era Louis van Gaal

  • Pelatih interim dan akademi Sparta Rotterdam

  • Pelatih akademi dan asisten di FC Utrecht

Baca Juga: Hadapi El Nino April-September 2026, Gubernur Pramono Fokus Langkah Antisipatif Pangan dan ISPA

Pengalaman lintas negara ini memperlihatkan fleksibilitas dan kedalaman wawasan Nascimento dalam mengelola tim, baik di level senior maupun pengembangan usia muda. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.