Ahmed Zaki Iskandar Ungkap Kunci Kebangkitan Mental Punggawa Garuda Muda

AKURAT JAKARTA — Manajer Tim Nasional Indonesia Kelompok Umur, Ahmed Zaki Iskandar, membeberkan dinamika ruang ganti tim nasional dalam menghadapi turnamen internasional berskala besar.
Menurutnya, aspek mental dan motivasi pada menit-menit terakhir sebelum pertandingan menjadi faktor penentu performa pemain di atas lapangan.
Zaki menjelaskan bahwa suasana ruang ganti selalu bergerak dinamis, mulai dari persiapan taktis hingga pemberian dorongan moral.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Miliano Jonathans Cetak Gol Selamatkan Excelsior dari Kekalahan
Hal ini sangat krusial untuk memastikan strategi pelatih dapat dijalankan dengan maksimal oleh para pemain.
"Suasana di ruang ganti, baik sebelum, saat jeda, maupun setelah pertandingan selalu berbeda. Persiapan last minutes seperti teknis strategi dan motivasi pemain sangat penting sembari kita melihat jalannya pertandingan," kata Zaki dalam wawancara di Garuda TV, baru-baru ini.
Evaluasi Piala Dunia U-17
Zaki mengambil contoh pengalaman berharga saat mendampingi tim di ajang Piala Dunia U-17.
Dia mengungkapkan bahwa pada laga pembuka, tekanan mental sangat terasa sehingga memengaruhi ritme permainan di babak pertama. Namun, komunikasi yang intens di masa jeda seringkali membuahkan hasil positif.
"Pada Piala Dunia U-17 kemarin, situasi di jeda pertandingan babak pertama sangat berbeda karena itu merupakan laga perdana. Kami selalu memberikan motivasi, dan biasanya di babak kedua selalu ada perubahan signifikan," tuturnya.
Baca Juga: Keistimewaan Sepak Bola Indonesia yang Memikat John Herdman hingga Mau Tukangi Timnas
Memutus Rantai Gugup
Peningkatan performa di babak kedua terlihat jelas saat Indonesia menghadapi tim-tim besar. Zaki menyoroti bagaimana pemain berhasil keluar dari tekanan mental saat melawan Zambia dan Brasil.
"Saat lawan Zambia, di babak kedua anak-anak mulai bangkit dan tidak gugup lagi. Begitu juga saat melawan Brasil, babak pertama mungkin gugup karena melihat mereka sebagai tim besar, namun mentalitas itu berhasil diperbaiki," jelas Zaki.
Puncaknya, pada laga terakhir melawan Honduras, seluruh potensi pemain akhirnya keluar secara maksimal. Zaki mensyukuri hasil positif tersebut sebagai buah dari ketenangan dan kerja keras tim.
"Alhamdulillah, kita bisa mencurahkan potensi yang ada dan meraih kemenangan," pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 3Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya


