Perkuat Persija, Shayne Pattynama Bawa Misi Tularkan Mentalitas Eropa

AKURAT JAKARTA — Ambisi Persija Jakarta untuk menguasai papan atas putaran kedua Super League musim ini kian nyata dengan mendaratnya bek naturalisasi Tim Nasional Indonesia, Shayne Pattynama.
Pemain berusia 27 tahun tersebut didatangkan bukan sekadar untuk memperkuat lini pertahanan, melainkan untuk membawa mentalitas profesional yang ia tempa selama berkarier di kompetisi Eropa.
Bagi Shayne, bergabung dengan Macan Kemayoran merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Dia menilai klub kebanggaan warga Jakarta ini memiliki standar tinggi yang sangat sesuai dengan prinsip kariernya selama ini.
Dalam sesi wawancara perdananya, Shayne menekankan bahwa kesuksesan seorang pesepak bola profesional bermula dari karakter di luar lapangan.
Dia menceritakan bahwa perjalanannya menuju level tinggi dilalui dengan kerja keras dan ketangguhan mental menghadapi berbagai tantangan.
Baca Juga: De Tjolomadoe, Napak Tilas Pabrik Gula Bersejarah yang Berubah Jadi Ikon Wisata Modern
"Prinsip saya adalah disiplin, kerja keras, dan tetap rendah hati," ungkap Shayne, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Selasa (27/1/2026).
Ia menambahkan bahwa kariernya tidak dibangun di atas jalan yang mulus. "Banyak rintangan dan keraguan dari orang lain.
Namun, saya selalu percaya pada diri sendiri. Itulah energi yang akan saya bawa ke dalam ruang ganti Persija," tuturnya. Shayne berharap pengalaman internasionalnya dapat memotivasi rekan setim untuk menjaga konsistensi di setiap laga.
Kehadiran Shayne diprediksi akan mengubah dinamika permainan Persija dari sektor sayap.
Sebagai bek kiri modern, ia memiliki kemampuan build-up serangan yang mumpuni serta akurasi umpan silang yang menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Kombinasi antara kemampuan teknis yang taktis dan mentalitas pejuang yang kuat diharapkan mampu menjadi katalisator bagi Persija dalam perburuan gelar juara musim ini.
Kedatangan Shayne kian menegaskan bahwa Persija tidak hanya membangun tim secara teknis, tetapi juga secara mental untuk menghadapi persaingan liga yang kian kompetitif. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!


