Pengamat Sepakbola Jojo Wahab Nilai PSSI Tidak Bisa Dianggap Gagal, Bongkar Alasan Kenapa Dulu STY Dipecat

AKURAT JAKARTA - Pengamat sepakbola, Jojo Wahab, menilai PSSI tidak bisa dianggap gagal hanya karena Timnas Indonesia kalah dari Arab Saudi dan Irak, dan tidak lolos Piala Dunia 2026.
"Bahwa kita kalah dari Arab dan Irak memang menyakitkan. Tapi ini bukan kegagalan PSSI secara keseluruhan. Jangan lupa, kedua negara itu sudah beberapa kali tembus Piala Dunia," katanya, Sabtu (18/10/2025).
Pria pemilik lengkap Bambang Waluyo Djojohadikusumo ini menyatakan, dalam waktu 5 tahun terakhir, sudah banyak pencapaian yang diraih PSSI.
Baca Juga: Viral tapi Belum Tentu Halal, Fakta Mengejutkan di Balik Tren Kuliner Kekinian
"Dalam hal kualitas pemain, juga tidak bisa dianggap gagal. Kita punya banyak pemain bagus, baik yang hasil naturalisasi maupun bukan. Di jenjang Asia, kita juga sudah bagus, sudah diperhitungkan," katanya.
Jojo Wahab juga tidak menyalahkan Ketum PSSI, Erick Thohir, yang memecat Shin Tae-yong alias STY dan menggantinya dengan Patrick Kluivert.
"Dari yang saya dengar, karena sudah terjadi disharmoni bahkan distrust pemain terhadap STY. Ada beberapa pemain yang menolak latihan bersama STY, sebelum dia diberhentikan," ungkapnya.
Walaupun kemudian Patrick Kluivert juga gagal membawa Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026, Jojo Wahab dapat memaklumi dan berharap segera PSSI melakukan evaluasi.
"Walaupun salah mengganti STY dengan Kluivert, tapi ini dapat dimaklumi. Jangankan Erick Thohir, Negara atau Club terkenal di dunia juga pernah melakukan kesalahan memilih pelatih," tegasnya.
Yang terpenting, lanjut Jojo Wahab, PSSI telah melakukan evaluasi menyeluruh dan menghentikan kontrak Patrick Kluivert dari pelatih kepala Timnas Indonesia.
"Sekarang Erick dapat tugas yang tidak kalah beratnya dari jabatan sebelumnya (Menpora). Semoga dia berhasil menata dan membangun ulang ekosistem olah raga seperti dia membangun ekosistem basket dan Sepak bola," ujarnya.
Diketahui, PSSI resmi mengakhiri kerja sama lebih awal dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihan asal Belanda dari seluruh level Timnas Indonesia, menyusul kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.
Kontrak Kluivert bersama timnas sejatinya berdurasi dua tahun, yang harusnya berkhir pada 2026. Namun diputus setelah 10 bulan masa kerja.
Selain Kluivert, jajaran pelatih asal Belanda seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat yang menjadi asistennya juga ikut dilepas.
Tak hanya di level senior. PSSI juga memastikan pelatih timnas U-23, Gerald Vanenburg, dan pelatih U-20, Frank van Kempen, juga tak lagi menjadi bagian dari struktur kepelatihan Garuda.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap arah pembinaan dan pengembangan sepak bola nasional ke depan.
Meski demikian, PSSI tetap menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh staf pelatih selama menangani tim nasional. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






