Pep Guardiola Tegaskan Akan Rehat Sementara Setelah Tinggalkan Manchester City, Bukan Pensiun

AKURAT JAKARTA - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan klarifikasi terkait masa depannya setelah dilaporkan akan mundur dari dunia sepak bola usai meninggalkan Etihad Stadium.
Dalam wawancara eksklusif dengan Sky Sports, Guardiola menjelaskan bahwa dirinya tidak akan langsung pensiun, melainkan hanya akan mengambil waktu istirahat sejenak.
Pernyataan ini muncul setelah media ESPN Brasil merilis kutipan yang seolah menunjukkan bahwa Guardiola berniat berhenti dari dunia sepak bola setelah masa baktinya di Manchester City selesai.
Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa belum ada keputusan pasti kapan ia akan hengkang dari klub.
“Saya tidak bilang saya akan pergi sekarang atau di akhir musim. Kalau saya dipecat, ya tentu saja!” kata Guardiola.
“Tapi, ketika saya menyelesaikan masa saya di sini, entah itu satu, dua, tiga, empat, lima tahun ke depan, saya akan ambil jeda, bukan pensiun,” tambah mantan pemain Barcelona itu.
Guardiola memulai kariernya di Manchester City pada tahun 2016 setelah sukses melatih Barcelona dan Bayern Munich.
Sejak kedatangan Guardiola, City menjelma menjadi salah satu klub tersukses di Inggris, dengan raihan enam gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.
Bahkan, City mampu mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang memenangkan Liga Inggris empat kali berturut-turut.
Baca Juga: Venezia Imbang Lawan Torino, Upaya Jay Idzes Keluar dari Zona Degradasi Masih Terhambat
Meski telah memperpanjang kontraknya hingga 2027, Guardiola mengisyaratkan bahwa suatu saat ia akan mengambil jeda panjang dari dunia sepak bola.
Ia juga menyampaikan kemungkinan melatih tim nasional di masa depan, sebagai bagian dari impiannya tampil di ajang seperti Piala Dunia atau Euro.
Musim ini, perjalanan City tidak berjalan mulus.
Baca Juga: Denny Landzaat Segera Tinggalkan Timnas Indonesia? Ini Faktanya
Performa tim sempat menurun, dan mereka gagal melaju di Liga Champions setelah kalah dari Real Madrid.
Namun, peluang untuk meraih trofi masih terbuka karena mereka akan berlaga di final Piala FA melawan Crystal Palace pada 17 Mei mendatang.
Sementara itu, gelar juara Liga Inggris musim ini telah dikunci oleh Liverpool.
Baca Juga: Pergantian Mendadak di Persija Jakarta, Ricky Nelson Ambil Alih Kursi Pelatih
Meski demikian, Manchester City tetap berusaha menjaga posisi di papan atas klasemen.
Kemenangan tipis 1-0 atas Wolves baru-baru ini membawa mereka naik ke peringkat ketiga dengan tiga laga tersisa.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







