Sama Seperti Soju, Ini 7 Minuman Beralkohol Tradisional Asli Indonesia: Nomor 1 Paling Populer

AKURAT JAKARTA - Soju adalah minuman keras tradisional Korea yang sangat populer di Korea Selatan dan semakin dikenal di berbagai belahan dunia.
Soju juga merupakan bagian penting dari budaya Korea Selatan, yang mencerminkan banyak aspek kehidupan sosial dan adat istiadat negara tersebut.
Indonesia juga memiliki beberapa minuman keras atau beralkohol tradisional di seluruh penjuru nusantara yang kaya akan budaya dan sejarah.
Baca Juga: Batasi Konsumsi 5 Makanan Ini Karena Menjadi Penyebab Jerawat
Minuman-minuman ini sering kali dikonsumsi dalam acara adat, upacara, dan perayaan salah satu etnis tertentu.
Berikut adalah beberapa minuman beralkohol tradisional Indonesia yang terkenal:
1. Tuak
Baca Juga: Mengenal Ritual dan Etika Minum Soju dalam Budaya Korea, Adegan yang Selalu Muncul di Setiap Drakor
Asal: Banyak daerah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bali, dan Sulawesi.
Bahan: Terbuat dari nira (getah) pohon aren atau kelapa yang difermentasi.
Kandungan Alkohol: Bervariasi, bisa rendah hingga menengah.
Penggunaan: Sering dikonsumsi dalam acara adat Batak di Sumatera Utara atau upacara keagamaan di Bali.
2. Arak Bali
Asal: Bali.
Bahan: Terbuat dari fermentasi beras atau ketan, dan kadang-kadang dari nira kelapa.
Kandungan Alkohol: Biasanya tinggi.
Penggunaan: Sering digunakan dalam upacara keagamaan Hindu di Bali dan juga dikonsumsi dalam pertemuan sosial.
Baca Juga: Cara Merawat Wajah Berminyak dan Berjerawat Bagi Pria
3. Sopi
Asal: Maluku dan Nusa Tenggara Timur.
Bahan: Terbuat dari fermentasi nira kelapa atau lontar.
Baca Juga: Sinopsis 5 Serial yang Lagi Gratis Ditonton di Disney+ Hotstar, Cuma Sampai Akhir Bulan Ini!
Kandungan Alkohol: Tinggi.
Penggunaan: Dikonsumsi dalam upacara adat dan pertemuan sosial.
4. Brem
Asal: Bali.
Bahan: Terbuat dari fermentasi ketan hitam atau putih.
Kandungan Alkohol: Rendah hingga sedang.
Penggunaan: Sering digunakan dalam upacara keagamaan dan perayaan.
5. Lapen
Asal: Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Bahan: Biasanya campuran dari berbagai bahan fermentasi, seperti singkong atau beras.
Kandungan Alkohol: Bervariasi, biasanya menengah hingga tinggi.
Penggunaan: Dikonsumsi di pertemuan sosial dan acara non-formal.
6. Ballo
Asal: Sulawesi Selatan.
Bahan: Terbuat dari fermentasi nira lontar atau nira enau.
Kandungan Alkohol: Rendah hingga sedang.
Penggunaan: Sering dikonsumsi dalam acara adat dan pertemuan sosial.
7. Ciu
Baca Juga: GEGER! Penemuan Mayat Diduga Bunuh Diri di Green Lake Ciputat Tangsel, Polisi Bilang Begini
Asal: Jawa Tengah.
Bahan: Terbuat dari fermentasi singkong.
Kandungan Alkohol: Tinggi.
Baca Juga: Fraksi Golkar Ingatkan Pemprov DKI Lestarikan Budaya Betawi di 5 Wilayah Jakarta
Penggunaan: Dikonsumsi di pertemuan sosial, meskipun terkenal sebagai minuman keras ilegal di beberapa daerah.
Minuman beralkohol tradisional Indonesia adalah bagian integral dari warisan budaya negara ini.
Mereka mencerminkan keragaman etnis dan budaya Indonesia dan memainkan peran penting dalam acara adat, ritual, dan kehidupan sosial.
Meski demikian, konsumsi minuman beralkohol di Indonesia juga dipengaruhi oleh faktor agama dan sosial, yang menentukan penerimaan dan penggunaan minuman tersebut di berbagai daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









