Tetap Produktif, Ini 10 Tips Olahraga Nyaman dan Aman Saat Kualitas Udara Buruk

AKURAT JAKARTA - Olahraga menjadi aktivitas yang baik dan bagus untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap produktif dan aktif.
Namun saat ini, beberapa orang ragu untuk olahraga karena kualitas udara yang buruk dan polusi udara meningkat di Jakarta.
Padahal, Kementerian Kesehatan menganjurkan untuk setiap orang melakukan aktivitas fisik atau olahraga minimal 150 menit/minggu atau minimal 5 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit/hari.
So, gimana sih caranya biar olaharaga tetap aman dan nyaman meski kualitas udara sedang buruk dan polusi udara meningkat?
Baca Juga: Jangan Lupa! Akhir Pekan Ini Ada Konser Gratis Tiara Andini di Mall Kota Kasablanka
Dilansir dari akun Instagram @sobatdiabet , berikut 10 tips olahraga nyaman dan aman selama kualitas udara buruk atau polusi udara meningkat:
1. Memilih lokasi dan rute seperti taman, ruang public, dan jalan setapak yang sebisa mungkin merupakan zona emisi rendah
2. Menjaga jarak dari jalan raya yang ramai saat olahraga. Jarak 1-2 m dari arus lalu lintas utama dapat mengurangi paparan dari polusi udara
3. Bergerak dan menjaga jarak di sekitar kendaraan, jangan di belakang kendaraan. Tapi harus diperhatikan keadaan sekitar ya, apakah aman untuk melakukannya.
4. Hindari jalanan yang sibuk dan banyak gedung tinggi, serta hindari area lampu lalu lintas.
5. Periksa indeks kualitas udara saat akan olahraga.
6. Periksa ramalan cuaca. Polusi udara cenderung tinggi saat hari panas dan cerah, serta udara cenderung lebih bersih setelah hujan atau berangin.
7. Hindari berolahraga selama jam-jam sibuk.
8. Pilih transportasi umum atau bersepeda dan berjalan kaki untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan membantu mencapai target aktivitas fisik harian
Baca Juga: Kisah Legenda Persija, Tan Liong Houw Etnis Tionghoa Berjuluk Macan Betawi
9. Apabila melakukan olahraga di dalam ruangan, jangan berolahraga segera setelah ruangan dibersihkan dan hindari asap rokok.
10. Jangan takut untuk aktif dan berolahraga, karena berolahraga di tengah kualitas udara yang kurang baik tetap lebih bermanfaat daripada tidak aktif secara fisik alias “mager".
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor Rumania vs Wales, 7 Juni 2026: Misi Akhiri Paceklik Kemenangan
- 2Prediksi Skor Denmark vs Ukraina, 7 Juni 2026: De Rod-Hvide Bidik Kebangkitan di Odense
- 3Prediksi Skor Arab Saudi vs Puerto Rico, 6 Juni 2026: Kesempatan Falcons Kembali ke Jalur Kemenangan
- 4Prediksi Skor Georgia vs Bahrain, 5 Juni 2026: Crusaders Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
- 5Daftar 15 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Mozambik di Jabodetabek pada FIFA Matchday Hari Ini, Selasa 9 Juni 2026
- 6Prediksi Skor Yunani vs Italia, 8 Juni 2026: Ujian Berat Generasi Baru Azzurri
- 7Daftar 33 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman di Jakarta dalam FIFA Matchday 2026 Hari Ini, Yuk Dukung Garuda!
- 8Prediksi Skor Slovakia vs Montenegro, 5 Juni 2026: Duel Sengit di Kosicka
- 9Ancol Sunset Sound: Cara Baru Menikmati Sunset di Jakarta Lewat Musik, Pantai, Kuliner, dan Staycation
- 10Dorong Pola Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal, Bupati Tangerang Lepas Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026





