Hasil Penelitian, Gen Z Lebih Suka Mencari Informasi Pakai Tiktok Ketimbang Google

AKURAT.CO - Selama ini, kita selalu menggunakan Google untuk mencari informasi. Namun, kini Google tak dominan lagi. Para generasi Z atau sering disebut Gen Z, lebih suka menggunakan Tiktok ketimbang Google dalam mencari informasi.
Hal ini justru diungkap oleh orang dalam alias internal Google sendiri. Adalah Senior Vice President Google, Prabhakar Raghavan, yang membagikan data ini.
Disebutkan bahwa dalam riset internal Google, yang mengambil sampel remaja usia 18-24 tahun alias Gen Z, menyatakan bahwa 40% Gen Z lebih memilih mencari informasi di Tiktok dibandingkan produk Search.
Sedangkan informasi yang dicari Gen Z, kebanyakan seputar perencanaan liburan, produk skincare, restoran, tempat nongkrong, dan makanan.
Para Gen Z juga lebih memilih menggunakan Tiktok atau media sosial lain, seperti Instagram, saat mencari lokasi tempat nongkrong atau tempat makan dan wisata.
Hasil senada juga diungkapkan sebuah firma riset, Morning Consult. Disebutkan bahwa ada pertumbuhan yang signifikan para Gen Z yang menggunakan Tiktok, dibanding platform mesin pencarian.
Meski angkanya belum terlalu besar dibandingkan dengan lewat Google. Namun pertumbuhannya cukup pesat.
Hasil survei pada Februari 2023, sekitar 14 % Gen Z mengaku mencari informasi melalui TikTok. Sementara itu, yang menggunakan Google berjumlah 39 %.
Baca Juga: Resep Tahu Bacem Jawa, Lauk yang Bisa Buat Cemilan
Gen Z beralasan, mencari informasi di Tiktok lebih gampang. Terlebih platform asal China itu juga memiliki fitur 'predictive text', jadi pengguna tak perlu mengetik lengkap karena akan dibantu algoritma untuk memberikan rekomendasi dari keyword awal.
"Saya dan teman-teman lainnya yang seumuran, lebih gampang belajar dan memahami sesuatu dari visual. Dengan TikTok, sangat cepat dan gampang mencari informasi yang saya minati lewat video." jelas Megi, seorang remaja berusia 17 tahun. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









