Jakarta

Tak Hanya Dijadikan Pengharum Makanan, Ini 7 Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan

Sastra Yudha | 12 September 2023, 23:24 WIB
Tak Hanya Dijadikan Pengharum Makanan, Ini 7 Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan

AKURAT.CO - Pandan banyak digunakan untuk pengharum masakan. Aromanya yang enak membuat daun pandan sering digunakan untuk campuran masakan terutama kue dan roti.

Namun ternyata, daun pandan mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan.

Dari banyaknya nutrisi yang terkandung dalam pandan, tanaman yang dikenal dengan nama ulir tersebut sudah pasti memiliki manfaat untuk tubuh.

Bahkan di sejumlah negara Asia, pandan sudah dijadikan sebagai obat tradisional.

Baca Juga: Penyelenggara Pesta Seks di Hotel Semanggi Ngaku Cuma Untung Rp 2,5 Juta

Dalam 100 gram pandan mengandung 321 kalori, 2,2 gram protein, 78 g karbohidrat, 0 gram lemak, 11 persen serat dari Nilai Harian (DV), 32 persen besi dari DV, 10 persen kalsium dari nilai harian dan sembilan persen fosfor dari DV.

Nah, berikut sederet manfaat daun pandan, seperti dikutip dari Healthline.

1. Mengontrol kadar gula darah

Pandan dapat mengontrol kadar gula darah. Sebuah penelitian dilakukan dengan memberikan teh panas yang terbuat dari daun Pandanus amaryllifolius kepada 30 orang dewasa sehat setelah menjalani tes gula darah oral standar atau 75 gram.

Hasilnya, mereka yang meminum teh pulih lebih baik dari tes gula darah dibandingkan mereka yang minum air panas.

Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian ilmiah untuk mendukung manfaat ini.

2. Mengurangi nyeri sendi

Salah satu penyakit yang menyerang jutaan orang di seluruh dunia adalah radang sendi atau artritis. Penyakit ini ditandai dengan nyeri atau kekakuan sendi.

Dalam pengobatan Ayurveda, minyak kelapa yang dicampur dengan daun pandan dipercaya dapat mengurangi nyeri radang sendi.

Caranya dengan mengoleskan minyak tersebut pada bagian yang dirasa nyeri. Efeknya diperkirakan berasal dari minyak yang terdapat dalam daun pandan karena sifat anti-inflamasi yang dimilikinya. 

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Unik dan Langka, Kalian Generasi Z Tertarik yang Mana Nih?

3. Meningkatkan kesehatan mulut

Mengunyah daun pandan dapat menyegarkan napas karena aromanya yang sedap. Beberapa praktik pengobatan tradisional menggunakan teknik tersebut untuk menghentikan gusi yang berdarah.

Meski begitu, perlu dilakukan lebih banyak penelitian terkait manfaat pandan yang satu ini. Pasalnya, belum banyak penelitian yang mendukung khasiat pandan.

4. Mengobati luka bakar

Daun pandan yang dikeringkan dan dihaluskan sering digunakan sebagai pengobatan topikal untuk luka bakar ringan, sengatan matahari, dan masalah kulit lainnya. 

Meski begitu dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk mendukungnya. Penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa asam tanat dalam pandan memberikan efek dingin untuk luka bakar ringan.

5. Mencegah penyakit jantung

Penelitian mendukung klaim yang menyatakan daun pandan baik untuk jantung, seperti mengutip WebMD. Daun pandan merupakan sumber karotenoid yang baik.

Kandungan karotenoid tersebut diketahui dapat mengurangi risiko berkembangnya aterosklerosis atau penyempitan arteri jantung akibat penumpukan plak.

Baca Juga: Gen Z Harus Tahu, Ternyata Keseringan Minum Kopi Dapat Menyebabkan Kerontokan Rambut

6. Membantu meningkatkan imun tubuh

Pandan merupakan sumber vitamin dan antioksidan yang dikenal dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Sejumlah vitamin dan antioksidan dalam pandan di antaranya beta karoten, vitamin C, tiamin, riboflavin dan niasin.

7. Pewarna alami masakan

Mengutip Times of India, daun pandan telah digunakan secara tradisional di banyak negara Asia sebagai pewarna makanan.

Daunnya biasanya dioleskan pada makanan sebagai daun segar utuh atau dijadikan jus untuk digunakan warnanya.

Biasanya, daun pandan digunakan sebagai pewarna hijau pada kue rasa pandan, es krim, dan custard serta makanan lainnya. (*)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.