Selama 59 Tahun Tertutup karena Ancaman Keamanan, Jalur Gunung di Seoul Kini Dibuka untuk Umum

AKURAT JAKARTA - Selama puluhan tahun, tidak semua kawasan alam di Seoul, Korea Selatan, bisa dinikmati secara bebas oleh masyarakat.
Salah satunya adalah Gunung Bugaksan, yang sebagian jalur pendakiannya dibatasi karena pertimbangan keamanan di sekitar kompleks kepresidenan.
Kini, setelah 59 tahun, jalur terakhir yang sebelumnya tertutup resmi dibuka untuk umum.
Jalur sepanjang 1,32 kilometer di sisi barat daya Gunung Bugaksan mulai dibuka pada Sabtu (17/10/2026).
Lokasinya berada dekat Cheong Wa Dae, kompleks yang pernah menjadi kantor kepresidenan Korea Selatan.
Pembukaan ini bukan sekadar menambah pilihan wisata alam di tengah kota.
Keputusan tersebut juga menandai perubahan akses terhadap kawasan yang selama puluhan tahun berkaitan erat dengan pengamanan ibu kota.
Insiden 1968 Membuat Kawasan Gunung Dibatasi
Pembatasan akses Gunung Bugaksan bermula dari insiden pada 21 Januari 1968.
Saat itu, sebanyak 31 anggota komando Korea Utara menyusup ke Seoul dalam upaya menyerang kediaman Presiden Korea Selatan.
Baca Juga: Beasiswa Pelatihan Literasi Guru SD-SMP Dibuka, Sertifikat Bahasa Inggris Jadi Syarat
Setelah kejadian tersebut, kawasan di sekitar kompleks kepresidenan mendapat pengamanan ketat.
Sebagian jalur pendakian Gunung Bugaksan pun tidak bisa diakses secara bebas oleh masyarakat.
Pembatasan itu berlangsung selama puluhan tahun.
Pemerintah Korea Selatan baru mulai melonggarkan akses secara bertahap pada 2006 dan 2007.
Namun, sejumlah area yang berdekatan dengan Cheong Wa Dae tetap tertutup karena alasan keamanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







