Jakarta

Selama 59 Tahun Tertutup karena Ancaman Keamanan, Jalur Gunung di Seoul Kini Dibuka untuk Umum

Anggerhana Denni Rahmawati | 18 Oktober 2026, 16:45 WIB
Selama 59 Tahun Tertutup karena Ancaman Keamanan, Jalur Gunung di Seoul Kini Dibuka untuk Umum
Warga Seoul kini bisa menjelajahi sisi lain Gunung Bugaksan. - tripadvisor.co.id

AKURAT JAKARTA - Selama puluhan tahun, tidak semua kawasan alam di Seoul, Korea Selatan, bisa dinikmati secara bebas oleh masyarakat.

Salah satunya adalah Gunung Bugaksan, yang sebagian jalur pendakiannya dibatasi karena pertimbangan keamanan di sekitar kompleks kepresidenan.

Kini, setelah 59 tahun, jalur terakhir yang sebelumnya tertutup resmi dibuka untuk umum.

Jalur sepanjang 1,32 kilometer di sisi barat daya Gunung Bugaksan mulai dibuka pada Sabtu (17/10/2026).

Lokasinya berada dekat Cheong Wa Dae, kompleks yang pernah menjadi kantor kepresidenan Korea Selatan.

Pembukaan ini bukan sekadar menambah pilihan wisata alam di tengah kota.

Keputusan tersebut juga menandai perubahan akses terhadap kawasan yang selama puluhan tahun berkaitan erat dengan pengamanan ibu kota.

Insiden 1968 Membuat Kawasan Gunung Dibatasi

Pembatasan akses Gunung Bugaksan bermula dari insiden pada 21 Januari 1968.

Saat itu, sebanyak 31 anggota komando Korea Utara menyusup ke Seoul dalam upaya menyerang kediaman Presiden Korea Selatan.

Baca Juga: Beasiswa Pelatihan Literasi Guru SD-SMP Dibuka, Sertifikat Bahasa Inggris Jadi Syarat

Setelah kejadian tersebut, kawasan di sekitar kompleks kepresidenan mendapat pengamanan ketat.

Sebagian jalur pendakian Gunung Bugaksan pun tidak bisa diakses secara bebas oleh masyarakat.

Pembatasan itu berlangsung selama puluhan tahun.

Pemerintah Korea Selatan baru mulai melonggarkan akses secara bertahap pada 2006 dan 2007.

Namun, sejumlah area yang berdekatan dengan Cheong Wa Dae tetap tertutup karena alasan keamanan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.