Sering Mandi Justru Bikin Kulit Kering? Ini Kesalahan yang Perlu Dihindari

AKURAT JAKARTA - Mandi setiap hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang untuk menjaga kebersihan tubuh.
Namun, terlalu sering mandi atau menggunakan cara yang kurang tepat ternyata dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.
Masalahnya bukan sekadar seberapa sering seseorang mandi, melainkan bagaimana cara membersihkan tubuh tanpa merusak lapisan pelindung kulit.
Mulai dari durasi mandi, suhu air, hingga sabun yang digunakan, semuanya dapat memengaruhi kondisi kulit.
Dermatolog asal New York, Shari Marchbein, M.D., menjelaskan bahwa mandi berkaitan dengan mikrobioma kulit yang berperan dalam menjaga keseimbangannya.
Menurutnya, mandi terlalu sering dapat menghilangkan ceramide, yaitu komponen penting yang membantu mempertahankan kelembapan kulit.
“Jika anda terlalu sering mandi, anda akan menghilangkan ceramide dari kulit, sehingga kulit anda akan kering dan gatal,” kata Marchbein.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa menjaga kebersihan tubuh perlu diimbangi dengan kebiasaan yang tidak menghilangkan kelembapan kulit secara berlebihan.
Mandi Terlalu Lama dan Air Panas Bisa Jadi Masalah
Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah mandi terlalu lama, terutama jika menggunakan air panas.
Profesor klinis dermatologi di Yale School of Medicine, Mona Gohara, M.D., menyampaikan bahwa Asosiasi Akademi Dermatologi Amerika menyarankan durasi mandi tidak lebih dari 10 menit.
Durasi tersebut bertujuan membantu menjaga fungsi lapisan pelindung kulit agar tetap optimal.
Meski demikian, mandi lebih lama tidak selalu menjadi masalah bagi setiap orang.
Gohara menyarankan agar tubuh tetap mendapatkan kelembapan tanpa membuat kulit terlalu lama terpapar air.
Suhu air juga perlu diperhatikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!





