Jakarta

Jangan Asal Cuci Apel, Pisau yang Kamu Pakai Bisa Memindahkan Kontaminasi

Anggerhana Denni Rahmawati | 14 September 2026, 17:15 WIB
Jangan Asal Cuci Apel, Pisau yang Kamu Pakai Bisa Memindahkan Kontaminasi
Apel terlihat bersih belum tentu aman. - Magnific

AKURAT JAKARTA - Apel terlihat bersih ketika dibeli, tetapi permukaannya belum tentu bebas dari kotoran dan mikroorganisme.

Buah tersebut telah melewati perjalanan panjang sebelum sampai ke meja makan, mulai dari proses panen hingga pengemasan, pengangkutan, dan penjualan.

Karena itu, mencuci apel sebelum dimakan tetap penting.

Namun, cara mencucinya juga perlu diperhatikan agar proses membersihkan buah tidak justru menimbulkan risiko kontaminasi baru.

Profesor kebijakan pangan Universitas Northeastern Darin Detwiler mengatakan permukaan apel dapat terpapar tanah, kotoran, dan mikroorganisme selama proses distribusi.

“Sepanjang perjalanan, permukaannya dapat mengumpulkan tanah, kotoran, dan mikroorganisme,” kata Detwiler.

Mencuci apel dengan air mengalir dapat membantu mengurangi kotoran dan mikroorganisme yang menempel.

Namun, langkah tersebut tidak membuat buah menjadi sepenuhnya steril.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan justru terjadi setelah apel dicuci, yakni ketika buah dipotong atau dikupas.

Pisau atau alat pengupas yang menyentuh kulit apel dapat membawa kontaminasi ke bagian daging buah.

Baca Juga: Liburan ke Inggris Terancam Kena Biaya Tambahan, Pajak Wisata Capai 5 Persen

Ahli diet berbasis nabati Jackie Newgent menyarankan apel dicuci menggunakan air dingin yang mengalir sambil digosok dengan sikat khusus buah dan sayur yang bersih.

Setelahnya, apel dapat dikeringkan menggunakan handuk dapur bersih atau tisu.

Penggunaan sabun atau deterjen bukan solusi untuk membuat apel lebih aman.

Spesialis keamanan pangan Melissa Vaccaro mengatakan buah dan sayur memiliki permukaan berpori yang berpotensi menyerap residu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) serta Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) juga tidak menyarankan penggunaan sabun atau deterjen untuk mencuci buah dan sayur.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.