Bukan Sekadar Coretan, 350 Bambu Arashiyama Rusak Akibat Vandalisme Wisatawan

AKURAT JAKARTA - Apa yang membuat seseorang mengambil benda tajam lalu mengukir namanya pada batang bambu ketika sedang berwisata?
Bagi pelakunya, tindakan tersebut mungkin hanya dianggap sebagai cara meninggalkan kenang-kenangan.
Namun, jika dilakukan berulang kali oleh ratusan orang, jejak kecil tersebut berubah menjadi persoalan serius.
Fenomena itulah yang terjadi di Hutan Bambu Arashiyama, Kyoto, Jepang.
Kawasan wisata yang dikenal dengan deretan bambu menjulang tersebut kembali menghadapi persoalan vandalisme.
Pemerintah Kota Kyoto menemukan sekitar 350 tanaman bambu mengalami kerusakan sejak musim semi 2025.
Batang-batang bambu ditemukan memiliki berbagai ukiran berupa nama, tulisan hingga coretan.
Kerusakan tersebut tidak hanya mengganggu kondisi tanaman, tetapi juga mengurangi keindahan lanskap yang selama ini menjadi daya tarik utama Arashiyama.
Melansir Times of India, Senin (31/8/2026), meningkatnya jumlah wisatawan setelah pandemi Covid-19 ikut membuat persoalan tersebut semakin mengkhawatirkan.
Menulis nama di tempat umum sebenarnya bukan perilaku yang sepenuhnya baru.
Baca Juga: KIP Kuliah UIN Bandung Buka Pendaftaran, Ini 16 Berkas yang Bisa Menentukan Kelolosan
Di berbagai tempat wisata, seseorang mungkin terdorong meninggalkan tanda sebagai bukti bahwa dirinya pernah berada di sana.
Dalam psikologi perilaku, kecenderungan tersebut dapat dikaitkan dengan konsep territorial marking, yakni perilaku memberikan tanda pada suatu ruang atau objek untuk menunjukkan keberadaan.
Bagi pelaku, nama yang terukir mungkin terasa personal dan menjadi bagian dari kenangan perjalanan.
Masalahnya, objek yang dipilih bukan milik pribadi.
Ketika nama diukir pada batang bambu, kenangan seseorang justru meninggalkan kerusakan yang harus ditanggung lingkungan dan pengunjung lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






