Jakarta

Jangan Terburu-buru Kurus Setelah Melahirkan, Tubuh Masih Butuh Waktu untuk Pulih

Anggerhana Denni Rahmawati | 31 Juli 2026, 11:00 WIB
Jangan Terburu-buru Kurus Setelah Melahirkan, Tubuh Masih Butuh Waktu untuk Pulih
Kebanyakan ibu yang baru saja melahirkan ingin memiliki berat badan yang kurus.

AKURAT JAKARTA - Keinginan untuk kembali memiliki berat badan seperti sebelum hamil menjadi hal yang wajar bagi banyak ibu setelah melahirkan.

Namun, keinginan tersebut sering kali membuat sebagian orang tergoda menjalani diet ketat atau berolahraga terlalu cepat, padahal tubuh masih membutuhkan waktu untuk pulih.

Masa setelah persalinan merupakan periode penting bagi tubuh untuk memperbaiki berbagai perubahan yang terjadi selama kehamilan.

Apalagi bagi ibu yang menyusui, kebutuhan nutrisi tetap tinggi karena tubuh juga harus memproduksi ASI bagi bayi.

Karena itu, para ahli menyarankan agar penurunan berat badan dilakukan secara bertahap, bukan dengan cara instan yang berisiko mengganggu proses pemulihan maupun produksi ASI.

Secara umum, penurunan berat badan yang aman berkisar sekitar 0,5 kilogram per minggu.

Tubuh biasanya memerlukan waktu sekitar enam hingga dua belas bulan untuk kembali mendekati kondisi sebelum kehamilan.

Salah satu cara alami yang dapat membantu proses tersebut adalah menyusui.

Aktivitas ini diketahui dapat membakar sekitar 400 hingga 500 kalori setiap hari.

Selain membantu penggunaan energi, hormon oksitosin yang dilepaskan saat menyusui juga berperan dalam membantu rahim berkontraksi sehingga proses pemulihan berlangsung lebih baik.

Baca Juga: BTS Memilih Absen dari Grammy 2027, Ada Pesan Besar di Balik Keputusan yang Mengejutkan

Meski ingin berat badan turun, ibu tidak dianjurkan mengurangi porsi makan secara berlebihan.

Yang lebih penting adalah mengatur pola makan agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi.

Sarapan sebaiknya tidak dilewatkan agar rasa lapar lebih terkendali sepanjang hari.

Pola makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering juga dapat membantu menjaga energi, terutama ketika aktivitas mengurus bayi cukup padat.

Asupan protein dan serat, seperti telur, ikan, oat, serta sayuran hijau, dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.