Jakarta

Dari Panggung ke Dunia Virtual, Rolling Stones Pilih Roblox untuk Jangkau Generasi Z dan Alpha

Anggerhana Denni Rahmawati | 17 Juli 2026, 17:00 WIB
Dari Panggung ke Dunia Virtual, Rolling Stones Pilih Roblox untuk Jangkau Generasi Z dan Alpha
Roblox Jadi Panggung Baru Rolling Stones. (prnewswire.com)

AKURAT JAKARTA - Band legendaris Rolling Stones memilih cara yang tidak biasa untuk memperkenalkan karya terbarunya.

Alih-alih hanya mengandalkan platform musik atau konser, grup rock yang telah berkiprah selama lebih dari enam dekade itu justru masuk ke dunia Roblox.

Melalui pengalaman interaktif yang diluncurkan bertepatan dengan perilisan album Foreign Tongues, penggemar diajak menjelajahi perjalanan musik Rolling Stones selama 60 tahun dalam format permainan digital.

Langkah ini menunjukkan bagaimana industri musik terus beradaptasi dengan perubahan kebiasaan generasi muda dalam menikmati hiburan.

Roblox kini tidak lagi dipandang hanya sebagai platform gim, melainkan ruang virtual tempat musisi, merek, hingga kreator membangun pengalaman yang lebih interaktif dengan penggemarnya.

Kehadiran Rolling Stones menjadi bukti bahwa bahkan band lintas generasi pun mulai memanfaatkan dunia virtual untuk memperluas jangkauan audiens.

Tak hanya menghadirkan pengalaman bermain, Rolling Stones juga menggandeng komunitas kreator Roblox untuk menghidupkan kembali logo ikonik tongue-and-lips dalam bentuk merchandise virtual yang dapat digunakan avatar pemain maupun produk fisik di dunia nyata.

Strategi ini menjadi cara baru memperkenalkan identitas band kepada generasi yang mungkin belum pernah menyaksikan penampilan mereka secara langsung.

Penggemar lama memperoleh pengalaman nostalgia, sementara generasi muda mengenal Rolling Stones melalui media yang lebih dekat dengan keseharian mereka.

Di saat yang sama, Rolling Stones juga merilis album studio ke-25 bertajuk Foreign Tongues yang berisi 14 lagu.

Baca Juga: Saat Tekanan Ekonomi Mengalahkan Logika, Pelajaran Psikologi dari Pria yang Diduga Mencuri Sambil Menggendong Bayi

=====

Album tersebut menghadirkan kolaborasi dengan sejumlah musisi ternama serta penampilan spesial mendiang Charlie Watts yang direkam sebelum wafat pada 2021.

Fenomena ini menunjukkan bahwa usia sebuah band bukan lagi penghalang untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Justru, menggabungkan musik, gim, dan dunia virtual menjadi salah satu strategi agar karya tetap relevan dan mampu menjangkau penggemar lintas generasi. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.