Jakarta

Jualan Online Tak Harus Lewat Marketplace, Ini Strategi yang Kini Banyak Dipilih UMKM

Anggerhana Denni Rahmawati | 14 Juli 2026, 16:15 WIB
Jualan Online Tak Harus Lewat Marketplace, Ini Strategi yang Kini Banyak Dipilih UMKM
Tren bisnis digital bergeser.

AKURAT JAKARTA - Selama bertahun-tahun, marketplace menjadi pintu masuk utama bagi banyak pelaku UMKM untuk memulai bisnis online.

Kemudahan membuka toko dan menjangkau jutaan pengguna membuat platform tersebut menjadi pilihan favorit, terutama bagi usaha yang baru berkembang.

Namun, tren mulai berubah.

Semakin banyak pelaku usaha yang kini membangun website toko online sendiri sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat identitas merek, membangun hubungan langsung dengan pelanggan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perubahan algoritma maupun kebijakan marketplace.

Website dinilai memberi keleluasaan lebih besar dalam mengelola bisnis.

Pelaku usaha dapat mengatur tampilan toko, mengelola data pelanggan, menentukan strategi promosi, hingga menciptakan pengalaman berbelanja yang sesuai dengan karakter merek mereka.

Selain itu, keberadaan website membuka peluang mendapatkan pelanggan baru melalui mesin pencari seperti Google.

Dengan menerapkan strategi Search Engine Optimization (SEO), produk dapat lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli yang memang sedang mencari barang atau layanan tertentu di internet.

Media sosial dan aplikasi pesan instan juga semakin sering dimanfaatkan sebagai pintu masuk menuju website resmi.

Pola ini membuat proses penjualan tidak lagi bergantung pada satu kanal, melainkan tersebar di berbagai platform digital yang saling terhubung.

Pengamat bisnis digital menilai pendekatan tersebut sejalan dengan tren omnichannel, yaitu menggabungkan berbagai saluran penjualan, mulai dari marketplace, website, media sosial, hingga aplikasi percakapan dalam satu ekosistem bisnis.

Strategi ini dinilai mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan.

Meski demikian, marketplace masih memiliki peran penting, terutama untuk menjangkau konsumen baru.

Karena itu, banyak pelaku usaha kini tidak lagi memilih salah satu, melainkan memadukan marketplace dengan website sebagai strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Baca Juga: Bangku Kosong di Hari Pertama Sekolah, Alarm bagi Masa Depan SD Negeri

=====

Perubahan ini menunjukkan bahwa persaingan bisnis digital tidak lagi hanya soal memiliki produk yang menarik.

Pelaku usaha juga mulai menyadari pentingnya membangun aset digital sendiri agar bisnis memiliki fondasi yang lebih kuat, fleksibel, dan siap berkembang di tengah perubahan perilaku konsumen. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.