Sempat Melesat, Harga Emas Dunia Kembali Loyo Gara-Gara Dolar AS Menguat

AKURAT JAKARTA — Setelah sempat menikmati masa kejayaan dengan menyentuh level tertinggi dalam dua pekan terakhir, harga emas dunia justru loyo pada penutupan perdagangan Senin (6/7/2026) waktu setempat.
Melemahnya harga logam mulia ini utamanya dipicu oleh mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) yang kembali perkasa.
Berdasarkan data pasar, harga emas di pasar spot terpantau merosot 0,3 persen ke angka 4.163,64 dolar AS per ons.
Meski begitu, penurunan ini sedikit tertahan karena adanya laporan melambatnya bursa tenaga kerja di AS.
Kondisi tersebut membuat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), diprediksi tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga mereka dalam waktu dekat.
Kenapa Dolar Kuat Bikin Emas Turun?
Bagi masyarakat awam, hubungan antara Dolar AS dan emas memang sangat erat.
Ketika nilai Dolar AS naik (meski hanya 0,1 persen seperti kemarin), harga emas secara otomatis menjadi lebih mahal bagi para pembeli yang menggunakan mata uang selain Dolar.
Akibatnya, minat orang untuk membeli emas menjadi berkurang dan harganya pun turun.
Namun di sisi lain, emas tetap punya daya tarik karena fungsinya sebagai aset aman (safe haven) untuk melindungi kekayaan dari inflasi.
Investor saat ini sedang menahan diri sambil menunggu rilis catatan rapat penting dari The Fed pada Rabu (8/7/2026) besok untuk menebak ke mana arah kebijakan ekonomi AS selanjutnya.
Prediksi Harga Emas ke Depan
Saat ini, para pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada bulan September nanti berada di angka 57 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!






