Jakarta

Akar Manis, Herbal Tradisional dengan Beragam Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Anggerhana Denni Rahmawati | 6 Juli 2026, 10:45 WIB
Akar Manis, Herbal Tradisional dengan Beragam Manfaat untuk Kesehatan Tubuh
Manfaat akar manis yang perlu diketahui. (honestdocs.id)

AKURAT JAKARTA - Licorice yang dikenal di Indonesia dengan nama akar manis merupakan tanaman herbal yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Tanaman bernama latin Glycyrrhiza glabra ini memiliki rasa manis alami dan sering diolah menjadi teh, permen, maupun suplemen kesehatan.

Bagian akar dari tanaman ini mengandung berbagai senyawa aktif yang dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan tubuh secara alami.

Selain mengandung vitamin dan mineral, akar manis juga kaya antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi akar manis dalam jumlah wajar dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

Berikut beberapa manfaat akar manis yang banyak menarik perhatian para peneliti dan praktisi kesehatan.

1. Membantu Meredakan Batuk dan Sakit Tenggorokan

Kandungan alami dalam akar manis diketahui dapat membantu menenangkan tenggorokan yang terasa kering dan tidak nyaman.

Minuman teh akar manis hangat sering digunakan sebagai pilihan alami untuk membantu meredakan batuk ringan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman ini berpotensi membantu memperbaiki kenyamanan saluran pernapasan.

2. Mendukung Kesehatan Saluran Pernapasan

Akar manis memiliki sifat antiradang yang dapat membantu mengurangi iritasi pada saluran pernapasan.

Manfaat ini membuat akar manis kerap digunakan sebagai pelengkap untuk membantu meringankan gejala gangguan pernapasan.

Selain itu, efek diuretiknya dapat membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan melalui proses buang air kecil.

Baca Juga: Restoran Indonesia di Michelin Guide Dunia, Bukti Rempah Nusantara Makin Mendunia

=====

3. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan antioksidan dalam akar manis berperan membantu melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari.

Senyawa aktif di dalamnya juga diketahui dapat membantu mengurangi peradangan yang sering memicu masalah kulit.

Karena alasan tersebut, ekstrak akar manis banyak digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit modern.

4. Membantu Meredakan Gangguan Pencernaan

Akar manis telah lama digunakan untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat gangguan pencernaan tertentu.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini berpotensi membantu meredakan gejala asam lambung dan nyeri perut.

Kandungan antioksidannya juga diketahui dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan lambung.

5. Berpotensi Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Sejumlah penelitian awal menemukan adanya senyawa dalam akar manis yang memiliki aktivitas antikanker.

Senyawa tersebut dinilai berpotensi membantu memperlambat perkembangan beberapa jenis sel kanker tertentu.

Meski demikian, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut sebelum dapat diterapkan secara luas.

6. Membantu Menjaga Kesehatan Gigi

Kandungan antibakteri dalam akar manis diketahui dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.

Karena manfaat tersebut, ekstrak akar manis mulai dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pada beberapa produk pasta gigi.

Baca Juga: Terjebak Macet Saat Liburan? Coba 4 Tips Sederhana Ini Agar Perjalanan Tetap Nyaman dan Menyenangkan

=====

Penggunaan yang tepat dapat membantu mendukung kebersihan dan kesehatan rongga mulut secara keseluruhan.

Selain manfaat di atas, akar manis juga sedang diteliti karena potensinya dalam membantu mengontrol gula darah.

Beberapa penelitian lain juga mengaitkan tanaman ini dengan upaya membantu mengurangi gejala menopause.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi akar manis tetap perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.

Penggunaan dalam jumlah terlalu banyak dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan tertentu.

Efek samping yang mungkin muncul antara lain tekanan darah meningkat, gangguan irama jantung, dan kelemahan otot.

Ibu hamil, ibu menyusui, serta penderita penyakit jantung, hipertensi, dan gangguan ginjal sebaiknya lebih berhati-hati.

Konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi langkah penting sebelum menggunakan akar manis sebagai terapi pendamping.

Dengan penggunaan yang tepat, akar manis dapat menjadi salah satu pilihan herbal alami yang mendukung kesehatan tubuh. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.