Jangan Disingkirkan, Parsley Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat Besar untuk Kesehatan

AKURAT JAKARTA - Saat menikmati hidangan di restoran, banyak orang sering mengabaikan daun parsley yang hanya dianggap sebagai hiasan makanan.
Padahal, tanaman herba berwarna hijau ini menyimpan beragam nutrisi yang memberikan manfaat penting bagi kesehatan tubuh.
Parsley atau peterseli merupakan tanaman asal kawasan Mediterania yang kini semakin banyak dibudidayakan di Indonesia.
Tanaman bernama ilmiah Petroselinum crispum ini masih satu keluarga dengan seledri sehingga tampilannya cukup mirip.
Daunnya yang hijau segar dengan tepi bergerigi membuat parsley mudah dikenali dan sering digunakan dalam berbagai masakan.
Selain menambah aroma dan rasa, parsley juga telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara.
Parsley mengandung serat, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, magnesium, zinc, folat, dan berbagai jenis vitamin penting.
Tanaman ini juga kaya senyawa bioaktif seperti beta karoten, polifenol, klorofil, myricetin, serta apigenin yang bermanfaat.
Berkat kandungan gizinya yang beragam, parsley layak menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
Berikut beberapa manfaat parsley yang menarik untuk diketahui.
1. Membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh
Vitamin A dan vitamin C dalam parsley berperan mendukung produksi sel darah putih yang membantu melawan infeksi.
Konsumsi parsley secara rutin dapat membantu tubuh lebih siap menghadapi serangan bakteri, virus, dan parasit.
2. Membantu menjaga kesehatan dan kekuatan rambut
Kandungan vitamin C membantu melindungi rambut dari kerusakan sekaligus mendukung pertumbuhan yang lebih sehat.
Baca Juga: Bukan Sekadar Pelengkap Masakan, Bunga Durian Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat untuk Kesehatan
=====
Vitamin E yang terdapat dalam parsley juga berperan dalam menjaga rambut tetap kuat dan tampak berkilau alami.
3. Membantu mencegah terjadinya anemia
Parsley mengandung folat, zat besi, vitamin A, dan vitamin C yang mendukung pembentukan sel darah merah.
Asupan nutrisi tersebut membantu menjaga kadar hemoglobin sehingga risiko anemia dapat ditekan lebih baik.
4. Membantu meredakan nyeri saat menstruasi
Vitamin E dalam parsley diketahui dapat membantu mengurangi produksi zat yang memicu kram saat menstruasi.
Konsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin E dapat membantu meningkatkan kenyamanan selama masa haid.
5. Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil
Kandungan kalium, kalsium, dan arginin berperan mendukung relaksasi pembuluh darah sehingga aliran darah lebih baik.
Manfaat tersebut menjadikan parsley sebagai salah satu sayuran yang baik dalam pola makan sehat untuk jantung.
6. Membantu menjaga kadar kolesterol dalam batas normal
Berbagai nutrisi dalam parsley diketahui mendukung penurunan kolesterol jahat dan menjaga kolesterol baik tetap optimal.
Kondisi ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan pembuluh darah dan penyakit jantung di masa depan.
7. Membantu mencegah pembentukan batu ginjal
Kandungan klorofil, magnesium, dan vitamin B6 mendukung kondisi urine yang lebih baik bagi kesehatan ginjal.
Baca Juga: Tumis Cengkaruk, Kuliner Musiman Betawi dari Bunga Durian yang Kini Mulai Langka
=====
Manfaat tersebut dapat membantu mengurangi pengendapan mineral yang berpotensi membentuk batu ginjal.
8. Membantu menjaga kesehatan mata
Parsley mengandung lutein, zeaxanthin, dan vitamin A yang berperan penting dalam melindungi fungsi penglihatan.
Nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan retina sekaligus mengurangi risiko gangguan mata akibat penuaan.
9. Membantu menjaga kekuatan dan kepadatan tulang
Vitamin K, fosfor, dan kalsium dalam parsley mendukung pembentukan tulang yang kuat sepanjang usia.
Asupan nutrisi tersebut penting untuk membantu mengurangi risiko pengeroposan tulang pada masa mendatang.
10. Membantu menurunkan risiko beberapa jenis kanker
Parsley mengandung senyawa bioaktif yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan membantu melindungi sel tubuh.
Pola makan kaya sayuran dan antioksidan dapat mendukung upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Selain digunakan sebagai garnish, parsley juga dapat ditambahkan ke dalam salad, sup, hingga berbagai tumisan sehat.
Meski umumnya aman dikonsumsi, sebagian orang dapat mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi parsley.
Orang yang menggunakan obat pengencer darah sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsinya.
Dengan kandungan nutrisi yang melimpah, parsley bukan sekadar penghias makanan tetapi juga sahabat kesehatan tubuh. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Sevilla vs Rayo Vallecano di La Liga, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Meraih Kemenangan Perdana di Laga Pembuka?
- 2Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Getafe di La Liga, 16 Agustus 2026: Duel Dua Tim dengan Modal Pramusim Berbeda
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 7Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 8Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






