Cara Sederhana Membantu Anak ADHD Belajar Mengelola Emosi di Rumah

AKURAT JAKARTA - Mengelola emosi merupakan tantangan yang sering dihadapi anak dengan ADHD.
Mereka cenderung lebih mudah merasa marah, frustrasi, atau sedih, tetapi kesulitan mengenali dan mengungkapkan perasaan tersebut.
Karena itu, peran orang tua sangat penting untuk membantu anak memahami emosinya sekaligus mengajarkan cara menenangkan diri.
Melansir Raising Children Network, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan di rumah untuk membantu anak ADHD mengendalikan emosinya.
Berikut lima cara yang bisa kamu coba.
1. Ajarkan Anak Mengenali Emosi
Langkah pertama adalah membantu anak mengenali berbagai jenis emosi, seperti senang, sedih, marah, atau takut.
Kamu bisa mengenalkannya melalui buku cerita, film, atau situasi sehari-hari.
Semakin sering anak belajar mengenali emosi, semakin mudah mereka memahami perasaannya sendiri.
2. Hubungkan Emosi dengan Reaksi Tubuh
Bantu anak memahami bahwa setiap emosi biasanya disertai reaksi fisik.
Misalnya, jantung berdebar saat takut, wajah terasa panas ketika marah, atau perut terasa tidak nyaman saat gugup.
Dengan mengenali tanda-tanda ini, anak dapat lebih cepat menyadari emosinya sebelum meledak.
3. Dorong Anak Mengungkapkan Perasaannya
Anak ADHD sering kesulitan menjelaskan apa yang mereka rasakan.
Baca Juga: Nasi Beku dan Gula Darah: Bisa Lebih Stabil, Tetapi Tetap Perlu Waspada Risiko Keracunan
=====
Karena itu, dampingi mereka menyebutkan emosinya secara bertahap, mulai dari emosi sederhana hingga yang lebih kompleks, seperti kecewa, malu, iri, atau frustrasi.
4. Siapkan Cara untuk Menenangkan Diri
Buat daftar aktivitas yang dapat membantu anak menenangkan diri ketika emosinya mulai meningkat.
Misalnya minum air putih, berjalan kaki, membaca buku, mendengarkan musik, atau duduk di tempat yang tenang.
Tempelkan daftar tersebut di tempat yang mudah dilihat agar anak terbiasa memilih cara yang sehat untuk mengelola emosinya.
5. Berikan Contoh yang Baik
Anak belajar dari perilaku orang tua.
Saat menghadapi ledakan emosi anak, usahakan tetap tenang dan hindari membalas dengan bentakan.
Setelah suasana membaik, ajak anak berdiskusi tentang apa yang terjadi agar mereka belajar bahwa setiap emosi bisa dikelola dengan cara yang tepat.
Mengendalikan emosi pada anak ADHD membutuhkan waktu dan kesabaran.
Dengan pendampingan yang konsisten serta contoh yang baik dari orang tua, anak dapat belajar mengenali, mengungkapkan, dan mengelola emosinya secara lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






