Jakarta

Deretan Buah Berikut Bisa Cepat Menaikkan Gula Darah, Penderita Diabetes Perlu Lebih Waspada

Anggerhana Denni Rahmawati | 29 Juni 2026, 19:45 WIB
Deretan Buah Berikut Bisa Cepat Menaikkan Gula Darah, Penderita Diabetes Perlu Lebih Waspada
Jenis buah berikut ini tidak dikonsumsi oleh penderita diabetes.

AKURAT JAKARTA - Data terbaru menunjukkan diabetes masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan masyarakat di Indonesia dan membutuhkan perhatian serius.

Berdasarkan laporan dari International Diabetes Federation tahun 2025, Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita diabetes yang sangat tinggi.

Tercatat sekitar 19,5 juta orang dewasa di Indonesia hidup dengan diabetes sehingga edukasi mengenai pola makan menjadi penting.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan buah karena tidak semua buah memiliki dampak yang sama pada gula darah.

Buah tetap mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan, namun beberapa jenis dapat meningkatkan gula darah lebih cepat.

Kondisi ini umumnya terjadi pada buah yang tinggi gula alami, rendah serat, atau dikonsumsi dalam bentuk jus tanpa ampas.

Berikut beberapa buah yang diketahui dapat memicu kenaikan gula darah lebih cepat sehingga perlu dikonsumsi secara bijak.

1. Kurma dan Kismis

Kurma dan kismis mengandung gula alami yang sangat pekat sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat.

Buah kering ini juga memiliki kandungan karbohidrat yang terkonsentrasi karena kadar airnya jauh lebih rendah dibanding buah segar.

Dalam kondisi hipoglikemia, kurma sering dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Meski bernutrisi, penderita diabetes tetap dianjurkan mengontrol jumlah konsumsi agar kadar gula darah tetap stabil.

2. Pisang Matang

Pisang yang sudah sangat matang memiliki kandungan gula lebih tinggi dibandingkan pisang yang belum terlalu matang.

Proses pematangan mengubah sebagian pati menjadi gula sederhana yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Kayu Manis Ceylon dan Cassia yang Perlu Diketahui untuk Kesehatan dan Masakan

=====

Karena itu, konsumsi pisang matang dalam jumlah besar dapat memicu peningkatan gula darah yang lebih cepat.

Penderita diabetes masih dapat mengonsumsi pisang, namun sebaiknya memperhatikan ukuran porsi yang dikonsumsi.

3. Anggur

Anggur dikenal memiliki rasa manis alami karena mengandung glukosa dan fruktosa dalam jumlah yang cukup tinggi.

Ukurannya yang kecil sering membuat seseorang mengonsumsi anggur lebih banyak tanpa disadari.

Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan asupan gula secara signifikan dan memengaruhi kadar gula darah harian.

Mengatur jumlah konsumsi anggur menjadi langkah penting bagi mereka yang sedang mengontrol diabetes.

4. Durian, Rambutan, dan Langsat

Buah musiman seperti durian, rambutan, dan langsat memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang cukup tinggi.

Durian terutama dikenal sebagai buah dengan kandungan energi yang besar dibanding banyak buah tropis lainnya.

Jika dikonsumsi berlebihan dalam satu waktu, buah-buahan ini dapat memicu lonjakan gula darah yang cukup cepat.

Menikmati buah musiman tetap diperbolehkan selama jumlahnya dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

5. Jus Buah Tanpa Ampas

Jus buah tanpa ampas sering dianggap sehat, padahal gula di dalamnya dapat diserap lebih cepat oleh tubuh.

Hilangnya sebagian besar serat membuat proses penyerapan gula berlangsung lebih cepat dibanding buah utuh.

Baca Juga: Gagal Finis di GP Belanda, Veda Ega Pratama Turun ke Peringkat Ketujuh Klasemen Moto3

=====

Selain itu, satu gelas jus biasanya berasal dari beberapa porsi buah sehingga kandungan gulanya menjadi lebih tinggi.

Mengonsumsi buah utuh lebih disarankan karena serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah.

Penderita diabetes tidak harus menghindari buah sepenuhnya karena buah tetap menjadi bagian penting pola makan sehat.

Kunci utamanya adalah memilih jenis buah yang tepat, memperhatikan porsi, dan menghindari konsumsi berlebihan.

Dengan pengaturan yang baik, manfaat buah tetap dapat diperoleh tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.