Jakarta

Siap-Siap Merogoh Kocek, Bos Apple Isyaratkan Harga Iphone dan Mac Bakal Lebih Mahalik

Aisya Nur Aziza | 18 Juni 2026, 21:56 WIB
Siap-Siap Merogoh Kocek, Bos Apple Isyaratkan Harga Iphone dan Mac Bakal Lebih Mahalik
CEO Apple Tim Cook beri sinyal kenaikan produk Apple

AKURAT JAKARTA - Bagi Anda pencinta produk Apple, tampaknya harus mulai menyiapkan tabungan lebih banyak.

CEO Apple, Tim Cook, baru saja memberikan kode keras bahwa harga perangkat Apple terancam naik dalam waktu dekat.

Dalam wawancara terbarunya bersama Wall Street Journal, Tim Cook mengaku bahwa menaikkan harga jual produk kini menjadi keputusan yang sangat sulit dihindari.

Selama ini, Apple selalu berusaha "pasang badan" dengan menanggung sendiri pembengkakan biaya produksi agar harga di tingkat konsumen tetap stabil.

Namun, Cook menyebut taktik tersebut kini sudah tidak sanggup lagi dipertahankan oleh perusahaan.

Baca Juga: Kalah Saing dari Dominos dan Aplikasi Online, Pizza Hut Resmi Dijual

Apa Penyebabnya?

Biang kerok dari potensi kenaikan harga ini adalah meroketnya harga komponen memori (RAM dan memori penyimpanan) di pasar dunia.

Saat ini, pasokan memori di dunia sedang sangat langka.

Kelangkaan ini diperparah oleh demam teknologi Kecerdasan Buatan (AI) yang sedang naik daun.

Perusahaan-perusahaan teknologi di seluruh dunia sedang berebut membeli memori dalam jumlah raksasa untuk membangun sistem AI mereka.

Karena stoknya rebutan sedangkan permintaan pasar sangat tinggi, para produsen komponen akhirnya menaikkan harga memori secara gila-gilaan.

Suka tidak suka, Apple pun harus membeli komponen tersebut dengan harga yang jauh lebih mahal.

Iphone 18 dan Produk Baru Lainnya Bakal Kena Imbas

Sinyal dari Tim Cook ini muncul hanya beberapa bulan sebelum peluncuran HP terbaru mereka, yakni seri iPhone 18, yang dijadwalkan rilis tahun ini.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.