Banyak Penumpang Suka Tapi Pilot dan Pramugari Justru Menghindari 5 Menu Makanan dan Minuman Ini

AKURAT JAKARTA - Makanan dan minuman yang disajikan selama penerbangan kerap menjadi pelengkap perjalanan bagi penumpang.
Namun, ternyata ada beberapa menu yang justru sering dihindari oleh pilot dan pramugari.
Alasannya beragam, mulai dari faktor kebersihan, proses penyimpanan, hingga kualitas penyajian selama berada di udara.
Meski tidak berarti menu tersebut berbahaya, pengalaman awak kabin membuat mereka lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman saat bertugas.
Dilansir All Recipes, berikut beberapa menu yang paling sering mereka hindari.
1. Es Batu
Pramugari mengaku jarang memesan minuman dengan tambahan es batu.
Selain kualitas air yang digunakan sering dipertanyakan, proses penanganan es dinilai melibatkan banyak pihak sehingga aspek kebersihannya menjadi perhatian.
2. Teh dan Cokelat Panas
Teh dan cokelat panas termasuk minuman yang kerap dihindari karena dibuat menggunakan air dari tangki pesawat.
Sebagian awak kabin khawatir air tersebut mengalami stagnasi atau perubahan suhu selama penerbangan.
3. Kopi
Kopi juga masuk dalam daftar yang kurang diminati oleh sebagian pilot dan pramugari.
Selain menggunakan sumber air yang sama, mesin pembuat kopi di kabin disebut tidak selalu dibersihkan secara optimal.
4. Ikan dan Daging Tertentu
Untuk makanan utama, beberapa pilot memilih menghindari menu ikan.
Baca Juga: DPR Panggil Bos OJK dan BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa Efek
=====
Daging sapi juga dianggap memiliki kualitas yang tidak selalu konsisten.
Karena itu, menu ayam atau pasta sering menjadi pilihan yang lebih disarankan.
5. Jus
Jus yang disajikan dari teko besar juga dinilai kurang ideal.
Alasannya, sulit mengetahui sudah berapa lama minuman tersebut dibuka atau apakah disimpan pada suhu yang tepat.
Minuman kemasan seperti soda kaleng dianggap lebih aman.
Meski demikian, awak pesawat menilai makanan dan minuman kemasan yang dibuka langsung untuk penumpang masih relatif aman dikonsumsi selama penerbangan.
Karena itu, jika kamu ingin lebih tenang saat terbang, memilih produk kemasan bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







