Jakarta

Suami Sering Minta Diulang? Ternyata Pendengaran Pria Memang Berbeda dari Wanita

Anggerhana Denni Rahmawati | 3 Juni 2026, 06:30 WIB
Suami Sering Minta Diulang? Ternyata Pendengaran Pria Memang Berbeda dari Wanita
Sensitivitas pendengaran pria lebih rendah dari wanita.

AKURAT JAKARTA - Banyak istri pernah merasa kesal saat suami meminta sebuah kalimat diulang meski baru saja disampaikan beberapa detik lalu.

Kondisi tersebut sering dianggap sebagai tanda kurang perhatian, padahal tidak selalu berkaitan dengan sikap atau kemauan seseorang.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pria dan wanita memiliki kemampuan pendengaran yang tidak sepenuhnya sama.

Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor biologis, cara kerja otak, hingga lingkungan tempat seseorang tumbuh.

Hasil studi menemukan bahwa perempuan rata-rata mampu mendengar suara dengan sensitivitas lebih tinggi dibanding pria.

Perbedaan sensitivitas itu bahkan tercatat sekitar dua desibel, angka kecil yang tetap memiliki dampak dalam komunikasi.

Kemampuan mendengar yang lebih baik membuat wanita lebih mudah menangkap suara pelan atau percakapan di sekitarnya.

Sementara itu, pria cenderung membutuhkan suara yang sedikit lebih jelas untuk menangkap informasi secara optimal.

Para peneliti menjelaskan bahwa struktur telinga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut.

Perbedaan anatomi pada sistem pendengaran dapat membuat respons terhadap suara menjadi tidak sama antara keduanya.

Selain struktur telinga, pengaruh hormon juga berperan dalam membentuk tingkat kepekaan terhadap suara yang diterima.

Faktor biologis ini bekerja secara alami dan menjadi bagian dari karakteristik tubuh masing-masing individu.

Penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan dalam cara otak memproses informasi yang berasal dari suara.

Otak perempuan diketahui lebih cepat mengenali dan merespons sinyal suara yang diterima dari lingkungan sekitar.

Kemampuan tersebut membantu wanita lebih mudah memahami percakapan dalam situasi yang ramai atau kompleks.

Baca Juga: Termasuk Air Putih, Inilah 7 Minuman yang Bisa Membantu Redakan Asam Lambung

=====

Sebaliknya, pria mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk memproses informasi yang masuk melalui pendengaran.

Meski demikian, kondisi ini bukan berarti semua pria memiliki pendengaran yang buruk dibandingkan wanita.

Tingkat kemampuan mendengar tetap dapat berbeda pada setiap orang karena banyak faktor yang memengaruhinya.

Lingkungan tempat tinggal menjadi salah satu faktor yang turut menentukan kualitas kemampuan pendengaran seseorang.

Masyarakat yang hidup di daerah pedesaan sering memiliki pendengaran lebih tajam dibanding penghuni perkotaan.

Paparan kebisingan yang tinggi dalam jangka panjang dapat menurunkan sensitivitas pendengaran secara bertahap.

Suara kendaraan, mesin, dan aktivitas perkotaan menjadi contoh paparan yang sering ditemui setiap hari.

Karena itu, menjaga kesehatan telinga penting dilakukan oleh pria maupun wanita sejak usia muda.

Mengurangi paparan suara keras dan memeriksa kesehatan telinga secara berkala dapat menjadi langkah pencegahan.

Dengan memahami fakta ilmiah ini, perbedaan dalam komunikasi pasangan dapat dilihat secara lebih objektif.

Jadi, ketika suami sesekali meminta perkataan diulang, penyebabnya tidak selalu karena tidak mendengarkan.

Dalam banyak kasus, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan perbedaan alami pada sistem pendengaran manusia. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.