Minuman Jahe Memang Sehat, Tapi Terlalu Banyak Justru Bisa Menimbulkan Efek Samping

AKURAT JAKARTA - Jahe dikenal sebagai salah satu rempah yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Minuman jahe hangat sering dikonsumsi untuk membantu meredakan flu, sakit kepala, hingga membuat tubuh terasa lebih hangat.
Tidak heran jika rempah ini cukup populer dan sering dijadikan bahan minuman herbal sehari-hari.
Meski memiliki banyak khasiat, konsumsi jahe ternyata tetap perlu diperhatikan.
Banyak orang mengira bahan alami selalu aman dikonsumsi tanpa batas, padahal penggunaan berlebihan justru dapat menimbulkan efek samping bagi tubuh.
Karena itu, penting untuk mengetahui dampak yang bisa muncul jika jahe dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah berlebihan.
Berikut beberapa efek samping konsumsi jahe yang perlu kamu waspadai.
1. Bisa Memicu Pendarahan Saat Haid
Jahe memiliki sifat alami yang dapat membantu mengencerkan darah.
Kondisi ini membuat konsumsi jahe berlebihan saat menstruasi kurang disarankan karena dapat meningkatkan risiko pendarahan lebih banyak.
Hal tersebut dikaitkan dengan kandungan asam salisilat dalam jahe yang memiliki sifat antikoagulan atau pengencer darah alami.
Baca Juga: Banyak Orang Tua Masih Salah, Ternyata Begini Cara Mengajarkan Anak agar Tidak Kasar
2. Berisiko Menyebabkan Hipoglikemia
Jahe juga dikenal dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Kandungan gingerol di dalamnya dipercaya membantu meningkatkan penyerapan glukosa ke dalam sel tubuh.
Namun, bagi seseorang yang memiliki kadar gula darah rendah, konsumsi jahe terlalu banyak dapat meningkatkan risiko hipoglikemia atau kondisi gula darah turun terlalu rendah.
Karena itu, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 2Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 3Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 4Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 5Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






