Jakarta

Jangan Dipendam, Begini Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Kelewat Batas

Anggerhana Denni Rahmawati | 25 Mei 2026, 20:45 WIB
Jangan Dipendam, Begini Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Kelewat Batas
Ilustrasi rekan kerja yang kelewat batas. (Magnific)

AKURAT JAKARTA - Lingkungan kerja yang nyaman tentu bisa membuat seseorang lebih semangat menjalani aktivitas setiap hari.

Namun, tidak semua hubungan dengan rekan kerja berjalan menyenangkan.

Ada kalanya kamu bertemu dengan rekan yang terlalu ikut campur, sulit menjaga batas, atau membuat suasana kerja terasa melelahkan secara emosional.

Sikap seperti terlalu mencampuri urusan pribadi, memberi komentar berlebihan, hingga membuat tekanan mental sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman.

Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memengaruhi fokus kerja dan kesehatan mental dalam jangka panjang.

Karena itu, penting untuk mengetahui cara menghadapi rekan kerja yang suka melewati batas tanpa harus menimbulkan konflik baru.

Dengan sikap yang tepat, kamu tetap bisa menjaga hubungan profesional sekaligus melindungi kenyamanan diri sendiri.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan saat menghadapi rekan kerja yang suka kelewat batas.

1. Belajar Mengatakan Tidak dengan Tegas

Tidak semua permintaan atau sikap rekan kerja harus selalu dituruti.

Baca Juga: Jangan Langsung Dimarahi, Ternyata Ini Penyebab Anak Bisa Berperilaku Kasar

Jika ada hal yang membuat kamu tidak nyaman, cobalah mengatakan tidak dengan sopan namun tegas.

Menetapkan batas sejak awal penting agar orang lain memahami area pribadi yang tidak boleh dilanggar.

2. Jangan Terlalu Membuka Hal Pribadi

Menceritakan terlalu banyak hal pribadi di tempat kerja terkadang bisa membuat orang lain merasa memiliki hak untuk ikut campur.

Karena itu, sebaiknya tetap bijak dalam berbagi cerita.

Cukup bagikan hal seperlunya agar hubungan kerja tetap terasa nyaman dan profesional.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.