Dokter Ungkap Penyebab Anak Perempuan Mengalami Menstruasi Dini

AKURAT JAKARTA - Menstruasi merupakan fase alami yang menandai masa pubertas pada anak perempuan.
Umumnya, menstruasi pertama terjadi sekitar usia 12 tahun.
Namun belakangan, tidak sedikit anak perempuan yang mulai mengalami menstruasi pada usia lebih muda, bahkan sebelum 10 tahun.
Kondisi ini sering membuat orang tua merasa khawatir dan bertanya-tanya apakah hal tersebut masih tergolong normal.
Menurut dokter kandungan, pubertas dini pada anak perempuan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga kondisi kesehatan tertentu.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami penyebabnya agar dapat memberikan perhatian dan penanganan yang tepat sejak awal.
Sebagaimana dikutip dari Hindustan Times, dokter ahli obstetri dan ginekologi Deepthi Ashwin dari Aster Whitefield Hospital di India menjelaskan bahwa menstruasi dini dapat dipicu oleh kombinasi beberapa faktor.
Salah satunya adalah obesitas pada anak yang kini semakin sering terjadi akibat pola makan kurang sehat dan minim aktivitas fisik.
Baca Juga: Tidak Semua Orang Bisa Donor Darah, Ini Syarat Lengkap yang Harus Dipenuhi Calon Pendonor
Selain itu, faktor genetik juga memiliki pengaruh terhadap waktu pubertas seorang anak.
Jika ibu atau anggota keluarga mengalami pubertas lebih awal, kemungkinan anak mengalami kondisi serupa juga bisa meningkat.
Tidak hanya itu, ketidakseimbangan hormon, stres, serta paparan zat kimia tertentu dari lingkungan juga disebut dapat memicu perubahan hormonal lebih cepat.
Dokter Ashwin juga menjelaskan bahwa beberapa kondisi medis tertentu dapat menyebabkan pubertas dini pada anak perempuan.
Di antaranya gangguan tiroid, sindrom ovarium polikistik atau PCOS, gangguan kelenjar adrenal, hingga kista ovarium.
Dalam kasus yang lebih jarang, masalah pada otak juga dapat memengaruhi hormon dan memicu pubertas lebih cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Beer Sheva di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Pertahankan Rekor Kandang?
- 2Prediksi Skor Hoffenheim vs Besiktas di UEL, 16 Oktober 2026: Mampukah Die Kraichgauer Bangkit di Kandang?
- 3Prediksi Skor Eintracht Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga, 17 Oktober 2026: Mampukah Die Adler Bangkit dari Kekalahan Telak?
- 4Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante di La Liga, 17 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Akhiri Tren Negatif?
- 5Prediksi Skor Sparta Praha vs Lillestrom di UEL, 15 Oktober 2026: Tren Positif Tuan Rumah Diuji Wakil Norwegia
- 6Prediksi Skor Celje vs Omonia di UEL, 15 Oktober 2026: Mampukah Tuan Rumah Bangkit dari Kekalahan?
- 7Prediksi Skor Union Saint-Gilloise vs Real Sociedad di UEL, 15 Oktober 2026: Tuan Rumah Incar Kemenangan Kedua
- 8Prediksi Skor Frosinone vs Sassuolo di Serie A, 17 Oktober 2026: Mampukah Canarini Balas Dendam atas Neroverdi?
- 9Pertama dan Satu-Satunya! Mitra Driver Gojek Terpilih dari Seluruh Indonesia Kibarkan Merah Putih
- 10Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!







