Tanpa Disadari, 7 Sifat Ini Bisa Muncul saat Dewasa karena Sering Dibandingkan Orangtua

AKURAT JAKARTA - Setiap orangtua tentu ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik dan sukses.
Namun, tidak sedikit orangtua yang tanpa sadar membandingkan anak dengan saudara, teman, atau orang lain dengan tujuan memotivasi.
Padahal, kebiasaan tersebut bisa meninggalkan dampak psikologis yang terbawa hingga dewasa.
Anak yang terlalu sering dibandingkan biasanya tumbuh dengan tekanan untuk selalu menjadi “lebih baik” dari orang lain.
Di satu sisi hal itu memang dapat memacu semangat, tetapi di sisi lain juga bisa memengaruhi cara seseorang memandang diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Dampaknya tidak selalu terlihat secara langsung, karena beberapa sifat baru muncul ketika seseorang memasuki usia dewasa.
Berikut sejumlah sifat yang sering muncul pada orang dewasa akibat terlalu sering dibandingkan sejak kecil oleh orangtua.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata Favorit di Jakarta untuk Long Weekend Bersama Keluarga
1. Sangat Kompetitif
Seseorang cenderung selalu ingin unggul sebagai bentuk pembuktian diri.
Meski bisa memacu kesuksesan, sifat ini juga membuat seseorang mudah stres dan sulit menghargai pencapaian orang lain.
2. Perfeksionis
Tuntutan untuk selalu dianggap lebih baik membuat seseorang takut melakukan kesalahan.
Mereka merasa harus tampil sempurna demi mendapatkan validasi dari lingkungan sekitar.
3. Mudah Merasa Tidak Cukup
Anak yang sering dibandingkan biasanya tumbuh dengan perasaan kurang percaya diri dan merasa dirinya tidak sebaik orang lain.
Baca Juga: Waralaba Fast and Furious Resmi Merambah Layar Kaca melalui Peacock
“Jadi, ketika seorang anak dibandingkan dengan saudaranya, mereka terkadang bisa mendapatkan pesan bahwa satu cara itu benar dan yang lain salah, atau yang satu lebih baik dari yang lain.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya







