Psikologi Ungkap Ciri Orang Toxic di Lingkungan Keluarga

AKURAT JAKARTA - Keluarga seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk berbagi cerita, mencari dukungan, dan merasa diterima.
Namun pada kenyataannya, hubungan keluarga tidak selalu berjalan harmonis.
Terkadang, tanpa sadar seseorang justru menjadi sumber tekanan emosional bagi anggota keluarga lainnya melalui sikap atau ucapan yang dianggap menyakitkan.
Dalam psikologi, perilaku toxic bukan berarti seseorang sepenuhnya buruk.
Sikap tersebut sering muncul akibat pola asuh, pengalaman masa lalu, atau ketidakmampuan mengelola emosi dengan baik.
Meski begitu, perilaku toxic tetap perlu dikenali agar tidak merusak hubungan keluarga dalam jangka panjang.
Dilansir dari Expert Editor, berikut beberapa tanda seseorang mungkin bersikap toxic dalam keluarga menurut perspektif psikologi.
Baca Juga: Etika Nongkrong di Kafe dengan Bawa Tumbler Sendiri yang Perlu Diketahui
1. Selalu ingin mengontrol orang lain
Salah satu tanda paling umum adalah keinginan berlebihan untuk mengatur kehidupan anggota keluarga lain.
Kamu mungkin merasa paling tahu apa yang terbaik, mulai dari urusan pekerjaan, pasangan, hingga pilihan hidup mereka.
Padahal, sikap terlalu mengontrol dapat membuat orang lain merasa tertekan dan kehilangan kebebasan dalam mengambil keputusan.
2. Terlalu sering mengkritik
Memberikan masukan memang penting, tetapi kritik yang terus-menerus tanpa dukungan dapat melukai perasaan orang lain.
Komentar negatif yang berulang juga bisa menurunkan rasa percaya diri anggota keluarga.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih! Ini Ciri Ayam Segar yang Sering Diabaikan
Kalimat seperti, “Kamu selalu salah,” atau membandingkan dengan orang lain dapat menjadi tekanan emosional yang tidak sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Mampukah The Yellow Canaries Raih Kemenangan di Kandang Sendiri?
- 2Prediksi Skor Levski Sofia vs AEK Athens di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Momentum Tuan Rumah Jadi Ancaman Juara Liga Yunani
- 3Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche di La Liga, 18 Agustus 2026: Duel Tim Promosi dan Penghuni Zona Bawah
- 4Prediksi Skor Espanyol vs Levante di La Liga, 17 Agustus 2026: Mampukah Los Periquitos Mengawali Musim dengan Kemenangan Kandang?
- 5Prediksi Skor Racing Santander vs Villarreal di La Liga, 16 Agustus 2026: Debutan Promosi Tantang Penghuni Tiga Besar
- 6Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Playoff UCL, 19 Agustus 2026: Tuan Rumah Punya Rekor Impresif
- 7Prediksi Skor Casa Pia vs Benfica di Liga Portugal, 18 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Mengulang Kejutan?
- 8Prediksi Skor Ajax vs Heerenveen di Eredivisie, 16 Agustus 2026: Mampukah Tuan Rumah Kembali Dominan di Johan Cruijff Arena?
- 9Permudah Transaksi Nasabah, BPR Kerta Raharja Gemilang Luncurkan Layanan Digital MOLEC, Ini Kelebihannya!
- 10Fasilitas Mewah KM Dharma Kartika V Dinodai Dugaan Pelecehan Anak hingga Pengeroyokan Pelajar, Begini Kronologinya






