Jakarta

Psikologi Ungkap Ciri Orang Toxic di Lingkungan Keluarga

Anggerhana Denni Rahmawati | 8 Mei 2026, 10:30 WIB
Psikologi Ungkap Ciri Orang Toxic di Lingkungan Keluarga
Ternyata sikap yang terlihat biasa ini bisa jadi toxic. (Freepik)

AKURAT JAKARTA - Keluarga seharusnya menjadi tempat paling nyaman untuk berbagi cerita, mencari dukungan, dan merasa diterima.

Namun pada kenyataannya, hubungan keluarga tidak selalu berjalan harmonis.

Terkadang, tanpa sadar seseorang justru menjadi sumber tekanan emosional bagi anggota keluarga lainnya melalui sikap atau ucapan yang dianggap menyakitkan.

Dalam psikologi, perilaku toxic bukan berarti seseorang sepenuhnya buruk.

Sikap tersebut sering muncul akibat pola asuh, pengalaman masa lalu, atau ketidakmampuan mengelola emosi dengan baik.

Meski begitu, perilaku toxic tetap perlu dikenali agar tidak merusak hubungan keluarga dalam jangka panjang.

Dilansir dari Expert Editor, berikut beberapa tanda seseorang mungkin bersikap toxic dalam keluarga menurut perspektif psikologi.

Baca Juga: Etika Nongkrong di Kafe dengan Bawa Tumbler Sendiri yang Perlu Diketahui

1. Selalu ingin mengontrol orang lain

Salah satu tanda paling umum adalah keinginan berlebihan untuk mengatur kehidupan anggota keluarga lain.

Kamu mungkin merasa paling tahu apa yang terbaik, mulai dari urusan pekerjaan, pasangan, hingga pilihan hidup mereka.

Padahal, sikap terlalu mengontrol dapat membuat orang lain merasa tertekan dan kehilangan kebebasan dalam mengambil keputusan.

2. Terlalu sering mengkritik

Memberikan masukan memang penting, tetapi kritik yang terus-menerus tanpa dukungan dapat melukai perasaan orang lain.

Komentar negatif yang berulang juga bisa menurunkan rasa percaya diri anggota keluarga.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih! Ini Ciri Ayam Segar yang Sering Diabaikan

Kalimat seperti, “Kamu selalu salah,” atau membandingkan dengan orang lain dapat menjadi tekanan emosional yang tidak sehat.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.