Jakarta

Siapa Sebenarnya Bang Si Hyuk? Miliarder K-Pop yang Kini Dibidik Polisi Seoul, dan Hubungannya dengan BTS

Aisya Nur Aziza | 22 April 2026, 21:22 WIB
Siapa Sebenarnya Bang Si Hyuk? Miliarder K-Pop yang Kini Dibidik Polisi Seoul, dan Hubungannya dengan BTS

AKURAT JAKARTA - Nama Bang Si Hyuk sedang menjadi sorotan publik Korea Selatan.

Dikenal sebagai pendiri HYBE, Bang Si Hyuk merupakan sosok utama di balik suksesnya nama BTS yang mengubah peta musik dunia.

Namun, reputasi yang dulu dibangun dengan susah payah kini diuji oleh langkah hukum dari Kepolisian Seoul.

Pengamat industri menilai krisis yang menimpa Bang Si Hyuk bukan sekadar persoalan materi, melainkan ancaman terhadap integritas korporasi di tingkat global.

Masalah ini mencuat di saat yang sangat sensitif, tepat ketika BTS baru saja memulai babak baru karier mereka setelah masa vakum.

Baca Juga: Skandal Investasi HYBE Memanas, Polisi Ajukan Surat Perintah Penangkapan Bang Si Hyuk

Jejak Karier: Dari 'Hitman' Hingga Miliarder Dunia

Bang Si Hyuk memulai perjalanannya sebagai komposer di JYP Entertainment dengan julukan "Hitman".

Ketajaman instingnya dalam memproduksi lagu populer membawanya mendirikan Big Hit Entertainment pada tahun 2005.

Puncak pencapaiannya terjadi saat ia mendebutkan BTS pada 2013.

Berbeda dengan pakem agensi lain, Bang memberikan ruang bagi para artisnya untuk menyuarakan kritik sosial dan keresahan pribadi.

Strategi ini tidak hanya melahirkan penggemar militan, tetapi juga mentransformasi Big Hit menjadi HYBE yang menjadi sebuah raksasa hiburan Kpop.

Baca Juga: Skandal Bos Besar HYBE: Member BTS Diduga Jadi Jaminan Investasi Pribadi Bang Si Hyuk

Penggemar Khawatir dengan Nasib BTS

Sosok Bang Si Hyuk bukan hanya sekedar produser biasa.

Ia dikenal dekat dengan para member BTS melampaui batas profesional antara produser dan artis.

Bang dikenal sebagai mentor yang mendampingi setiap langkah RM dan kawan-kawan.

Sehingga kedekatan inilah yang membuat keterlibatan Bang dalam skandal hukum menjadi sangat berisiko bagi reputasi grup tersebut di mata internasional. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.