Jakarta

Skandal Investasi HYBE Memanas, Polisi Ajukan Surat Perintah Penangkapan Bang Si Hyuk

Aisya Nur Aziza | 22 April 2026, 19:13 WIB
 Skandal Investasi HYBE Memanas, Polisi Ajukan Surat Perintah Penangkapan Bang Si Hyuk
Bang Si Hyuk pendiri HYBE (Yonhap)

AKURAT JAKARTA – Kepolisian Metropolitan Seoul resmi meningkatkan status hukum pendiri HYBE, Bang Si Hyuk, ke tahap yang lebih serius.

Otoritas kepolisian mengonfirmasi telah meminta jaksa untuk mengajukan surat perintah penangkapan terhadap sosok di balik kesuksesan BTS tersebut.

Yakni terkait dugaan penipuan investor yang terus berkembang.

Kasus ini berakar pada peristiwa tahun 2019, di mana Bang diduga memberikan informasi menyesatkan kepada para investor.

Mengutip laporan Kyodo News, Bang Si Hyuk diklaim menyatakan bahwa HYBE (kala itu masih bernama Big Hit Entertainment) tidak memiliki rencana untuk melantai di bursa saham.

Baca Juga: Pimpinan HYBE Terjerat Skandal Besar, BTS Gagal Comeback?

Pernyataan tersebut diduga memicu para investor untuk menjual saham mereka kepada sebuah dana ekuitas privat.

Namun, tak lama setelah transaksi tersebut, HYBE justru melanjutkan proses penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).

Penyidik mencurigai adanya "perjanjian bawah tangan" di luar transaksi utama.

Bang diyakini menerima pembayaran sebesar 200 miliar won (sekitar US$136 juta) melalui janji pembagian keuntungan sebesar 30 persen dari hasil penjualan saham pasca-IPO.

Pembelaan Tim Hukum

Pihak Bang Si HHyuk tidak memberikan jawaban langsung atas rincian tuduhan tersebut.

Namun, dalam pernyataan resminya kepada Associated Press, tim hukum Bang menyayangkan langkah agresif kepolisian.

"Kami telah bekerja sama sepenuhnya dan secara konsisten selama proses penyelidikan," ujar perwakilan tim hukumnya.

Mereka menegaskan akan tetap mengikuti seluruh prosedur hukum yang berlaku untuk menjelaskan posisi klien mereka di pengadilan.

Baca Juga: Skandal Bos Besar HYBE: Member BTS Diduga Jadi Jaminan Investasi Pribadi Bang Si Hyuk

Dampak pada Comeback BTS

Kasus hukum ini meledak di saat yang sangat sensitif bagi HYBE.

Perusahaan yang menaungi nama-nama besar seperti Seventeen dan Le Sserafim ini sedang menjadi pusat perhatian dunia seiring dengan kembalinya BTS ke panggung musik setelah vakum hampir empat tahun akibat wajib militer.

Bulan lalu, BTS sukses menggelar konser comeback gratis di Seoul yang dihadiri puluhan ribu penggemar internasional, diikuti dengan rangkaian pertunjukan di Goyang dan Tokyo.

Keadaan menjadi semakin rumit karena dalam waktu dekat, BTS dijadwalkan memulai tur Amerika Serikat mereka yang akan dibuka di Tampa, Florida, pada akhir April ini. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.