Sering Dilakukan, Ternyata Waxing Punya 8 Risiko Ini

AKURAT JAKARTA - Waxing memang menjadi salah satu metode favorit untuk menghilangkan bulu karena hasilnya lebih tahan lama dibandingkan mencukur.
Selain praktis, metode ini juga relatif terjangkau sehingga banyak dipilih untuk perawatan rutin.
Namun, di balik kelebihannya, waxing tetap memiliki sejumlah risiko yang perlu kamu perhatikan agar tidak berdampak buruk pada kesehatan kulit.
Baca Juga: Paskah 2026, Katedral Jakarta Terapkan Registrasi Daring dan Siapkan 5.000 Kursi Jamaat
Pada kondisi tertentu seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau Cushing syndrome, pertumbuhan rambut berlebih sering terjadi sehingga waxing kerap menjadi solusi.
Metode ini membantu meningkatkan rasa percaya diri, tetapi tetap harus dilakukan dengan hati-hati.
Berikut beberapa risiko waxing yang perlu kamu waspadai:
1. Nyeri saat proses pencabutan
Rasa sakit menjadi efek paling umum karena rambut dicabut langsung dari akar.
Tingkat nyeri bisa berbeda tergantung sensitivitas kulit kamu.
2. Ingrown hair (rambut tumbuh ke dalam)
Setelah waxing, rambut bisa tumbuh ke dalam kulit dan menyebabkan benjolan kecil yang mengganggu.
3. Jerawat dan pori-pori terbuka
Baca Juga: Prediksi Skor Strasbourg vs Nice di Ligue 1, 4 April 2026: Le Racing Bidik Momentum Eropa di Meinau
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









